Sabtu, 06 Juni 2009

Tentang bandung

yang bukan lagi milikku,
aku selalu karam pada kata kata,
untuk bandung, untuknya, untuk semua.

Dan tiap aku kembali ke kotanya,
ia menerimaku dalam hangat bersahabat,
untuk lalu menyelipkan pisau itu,
jauh, jauh ke ulu hati.
sakitnya mati.

Bandung bukan lagi kotaku untuk dinikmati.

Kamu membuatku, membencinya setengah mati.

1 komentar:

Ariza mengatakan...

GREAT!! buatku, tinggal ganti kata Bandung menjadi Jogja ;)