Jumat, 27 Februari 2009

Im sorry

For missing u once again,oh yes im sorry.
This shameless feeling of needing u around,
yes im sorry.
This thirst of wanting u inside my sight.

But then again, ill run out of paper,ink, and voice, because i have to apologize thousands times each single day.

How could i not?
When it is you that brings both anger and ease inside my mind.
When it is you that both confront and hold me on my fragility.

How could i ever run?
When it is you i need the most,
for both the pain and the cure im addicted to.

Id rather to find out,what kind of spell u casted on me,
but i know itll give me nothing but bitterness. For i know that my love is sincere and thorough.


So,listen to me.
Ill apologize for the rest of my life.
That i will love you and miss you this way.

I am sorry.

Rabu, 25 Februari 2009

Kala

Kutelan pil pil itu, belasan jumlahnya.
Tablet,pil pil, kapsul, besar kecil, semuanya.

Butuh,aku butuh mati rasa.

Semenit,dua menit,hanya pahit. Dan air mataku masih sama mengalir,dan hatiku masih sakit.

Berlari,aku menggedor gedor pintu dokter anastesi nomor satu. Di dunia, tertera di plangnya.

Tolong,tolong, mati rasakan hati saya.
Ia menyuntikku, ampul paling ampuh,anastesi paling efektif.

Aku limbung, aku hilang. Tapi dalam kesadaran,sakit itu sungguh menghunjam.


Ya,ya,aku tahu.
Tidak ada yang dapat membunuh rasa ini.
Di sudut,menggigil, memeluk lutut sendiri, aku berdoa agar diberi amnesia.
Mungkin, melupakan tentang kita adalah jawaban atas semuanya.

Anastesi untuk hatiku.
Dan kosong untuk dirimu.

Complicated

Lagi dengerin lagu my favorite things..

"and i simply remember my favorite things,and suddenly i dont feel so bad.."

And i wish that i could go back to my childhood time.

Saat dimana kita bisa seneng cuma dengan dijanjiin lolipop.
Saat dimana kita bisa berhenti nangis cuma gara gara liat kembang api,atau topeng monyet.

Saat dimana sedih cuma 'itu' dan sederhana. Saat dimana senyum adalah nafas,begitu gampang, begitu natural.

Saat dimana dunia itu warna warni. Gak ada hitam gak ada abu abu.

Because, u know what?
Makin dewasa, makin ribet, makin complicated.
Gw g bs lagi berhenti nangis cuma dengan lolipop atau permen coklat. Gw g bisa lagi tersenyum atau ngrasa seneng semudah dulu.
Pain is pain,bukan sekedar sakit karena dimarahin orang tua, jatoh pas lari lari, atau kehilangan duit di jalan.

Pain is pain. Sesuatu yang menghunjam,sampai ke dalam,dan tanpa sadar,lu udah nangis. Begitu saja.

And it cannot be erased. Kenapa bisa gitu?

Once again,u are rite. Jadi dewasa itu kutukan.

Selasa, 24 Februari 2009

BCL (Bego Chingkat Lanjyuut) *Cinlau mode on*

Hahahah.

Kyknya gw ofisial jadi Hikikomori deh.
Kalo udah di kamar, maleees bgt keluar.
Kerjanya tidur. Guling2. Maenan laptop. Ngerjain tugas *BOONG BANGET*

ya abisnya,mu berakrab2 ma penghuni kosan yg laen,bntar lg jg dah pndah. Lagian di kamar enak. Panas2 gmanaa gt. Jadi ky sauna. Jadi kurus.
*NGARANG*

menyelesaikan buku2,novel dan komik2..
Segudang Ebook..
Belum Fesbukan..
Hihihi.

Kalo gw gak keluar bwt kuliah,kyknya gw gak makan. Hahahah.

Gw sukses kurus!
Dan sukses sakit2an. Ahahahaha. *sigh*

padahal mggu kmaren
udah kena Maag.
Minggu ini tepar gara2 Flu berat. Lemes pula.

Ada vitamin C ma obat flu. Tapi kan blm makan. Jd ga bs mnum. Ada Jacobs tggl setengah tp dah gw buang ke tmpt sampah. Eneeg.

Duh. Mesti nyetokin makanan nih kyknya.

Waktu gw cerita ma sepupu,dia cm blg,
"Bego kok dipiara. Sakit kok dicari."

nyuuung! Tapi kan Jakarta panas. Keluar kan males. Lebi enak glepar glepar di kamar di depan kipas angin, tidur2an.. Huh.
Coba Bu Bor,Ceu Ikin, Dan warung2 itu bisa Deliperi serpis. Atau bikinlah trans-warung. Angkot antar warung gt. Jalurnya Plasma-Ceu Ikin-Bu Bor-Mamat.. Pasti laris.
Atau bikin aja kanopi penghubung antar warung dialasi karpet merah jadi gw tinggal ngesot deh..

Uuuh.

Minggu, 22 Februari 2009

Hei,you..

See you tomorrow.
Ill bring a lot of shield for i could easily fall for you again and again and again. I've to prepare..

Miss u. Just a little, but enough.

Simpang Jalan

Lagi lagi,gw tiba di tempat yang paling gw benci.
And i have to choose.

Hidup gw bkn cuma tentang gw,i know. Ada keluarga gw disana, ada orang orang care ma gw. Ada seseorang yang i care the most about.

Gw bakal sangat merepotkan temen temen gw beberapa hari ini.

After all, i cant decide this on my own.

Sakit

Lagi.
Tenggorokan sakit. Pusing.
Demam.
Hidung mampet.

Oh. Bete.

Sakit semakin bikin gw kangen rumah.
Dan makin nyesel masuk DIV. Huhuhu..

Sabtu, 21 Februari 2009

Jerat

Jaring jerat lekat erat,
dan aku tercekik lemas.

Langit biru hening,dan matahari terik bergeming.

Ada saatnya sendirian,dan duka itu datang menghantam tanpa pemberitahuan.

Membunuh pelan pelan,tanpa keraguan.

Di bawah dermaga itu, aku terbujur kaku.

Jasadku menghancur, lebur bersama ombak yang berdebur.

Mataku tetap awas terbuka, dalam matiku aku menatap surya.

Silau. Tidak. Silau. Tidak.




Di atas dermaga,orang orang bertukar berita.

Seorang gadis mati, karena ulahnya sendiri.

Kamis, 19 Februari 2009

Labirin Semesta

Di galaksimu aku tersesat mengais aldebaran, untuk pulang ke tempat yang kukenal sebelumnya.

Galaksimu labirin asing,sejuta matahari menyilaukan bergantian membutakan.

Bermain,aku bermain dalam keindahanmu yang berbahaya.

Menanti mati dalam ledakan andromeda, atau ikut berpusar dalam orbit orbitmu.

Aku menanti korelasi.

Galaksimu asing, sungguh asing.

Sabtu, 14 Februari 2009

Avonturir

Sudah kubawa itu, semua peralatan yang sekiranya kuperlukan.

Carabiner, head lamp, tali dan kompas.

Tapi tetap saja. Hatimu jauh,jauh terlalu liku dan gelap untuk diselami.

Tinggal aku di sudut. Mati.

Sambil mengagumi indah stalaktit dan stalakmitmu.
Meraba raba adakah tetes perasaanku mengukir tiang tiang itu dalam hatimu?

Kamis, 12 Februari 2009

Triple Attack..

Pulsa.

Im such a bad spender buat pulsa. Boros banget.
Habis dipake internetan.

And mind you,operator gw adalah operator yang sadis urusan harga. 10/kb.

Gw biasa isi via sms banking.
Mudah,cepat.
Makin boroslaa gw.

Siang ini, sms banking rada ngadat. Pulsa udah tinggal lima ribu.

Top sekiansekian sekiansekian sekiansekian.

Kirim.

Sepuluh menit. G ada respon.

Cek saldo.

Kirim. Ga ada respon.

Kirim lagi perintah isi pulsa.

Lama. Teteup. Ga ada respon.

G biasanyaaa kaya gini.

Kirim lagi. Terakhir.
Manyun manyun dan maki maki krn ga ada respon lagi. Menyerah.

5 menit kemudian. Pulsa gw keisi 3x. Nominalnya cukup buat bayar kosan.

Saldo gw. Euhm.
Sudalaaaa.

Rabu, 11 Februari 2009

:-)

Aku memutuskan,
akan memilih untuk mencintaimu dengan kesabaran.

Bukan dia. Bukan mereka.

Memang,
sejak aku melihat kelemahan kelemahanmu, aku melihat juga luka luka itu.
Menangis untukmu.

Dan untukmu,aku tidak menjanjikan bulan bintang.
Hanya kesabaran.

Aku memutuskan,
kamulah.

Kamulah yang ingin kucium tanganmu kelak.

Ijinkan aku sedikit demi sedikit, mengetuki keras hatimu dengan kesabaran.

Aku ingin cintaku ini bisa menyembuhkan..

Selasa, 10 Februari 2009

Huhuw..

Hmm. Posting yang Okay dan Furious parah ya kyknya.

Did u read it, people?
Di bwahnya ada tulisan, narasi marah marah.

A good friend of mine, told me, to write the anger that i feel for somebody.
*kamu si..*

He's a jerk, yeah. He is. But he doesnt deserve that. Nobody does.
He's just a human,and he did mistake. Which somehow, landed on me. And it hurts.

The writing..
That felt good,however. Hehe.
Oops. But i regret it.

Menghapus dia dari kehidupanku selamanya adalah pembalasan paling mutlak. ^^;
Do whatever u want. Ill pay no attention. Hihi.
Berlakulah semaumu, lelaki. Just dont go inside my line.

And im just a human too. Buat semua yang ngebaca dan merasa tersakiti, i am so sorry.



Dan juga buat tulisan2 yang lain..

Maaf kalo ada salah ya..



*ditulis sm ngebatin,emang ada gituu yang peduli.. Hahaha..*

Anu

Tau iklan mie sedap ga? Lidah ga bs boong?
Na itu kan ada 2 versi ya.

Versi yang cowok mkn trus tau tau di genteng,trus dia dtanya cewe..
"sayang kamu dimana?"

dijawab..

"di hatimu sayaaang.."

APA YA MAKSUDNYA?

I dont get it. Apa emang gw kelewat bego. Gw ga nangkep lucu atau plesetan atau apa ya..
Aneh gt iklannya.
Apa si maksudnya?
No,im really asking.. Bneran g tau ini..

Minggu, 08 Februari 2009

Tidur

Ingin menyepi.
Seminggu saja.
Matiin hape.
Going to an isolated island.
Just me. And my mind.
Ill leave my heart. Along with the pain and bruises.

So that i can think peacefully. Which path, which way, which one i should go.

In a quiet,peaceful beach.
No ipod. Music will bring up issues. Itll only fog ur mind.
Sketch book is okay. I can draw i can write.
Foods and drinks,of course.
Id like to bring a box of tissue,but i dont need it. I left my heart,didnt i? So i wont be crying.


Di laut, senja terbenam memanggil temaram malam.
Bersama hiruk pikuk dunia,dan sampah seisinya.

Aku ingin disini saja.
Pasir dan hangat lautan, kerinduan untuk sendirian.

Im finally able to catch my breath..

Okay.

I wont be holding back.
*cursing naration part II*


Najis banget sih luuuu.
Gw capek tau gak sih! Kelakuan lu tu,GAK BANGET.

Nabung sono lu,ke Thailand buat Ganti Kelamin sekalian.

Umur aja tua, tapi kelakuan lu balita!
Balita aja masi enak diliat,masi nyenengin. Nah luuu?

Geez. U make me VOMIT for sure. Vomit flood.

Gw gak enak mu ngatain lu anjing,babi, monyet, kadal. Lu tau kenapa? Hewan emang hewan. They cant think. They dont have heart.

Tapi lu,gw bisa bilang, lu dibawah mereka. Lu punya hati, otak yang sempurna, oh,but u must left it somewhere.
Kelakuan lu tu,gak mencerminkan brainy creature. Ur just a brainless body. Heartless form of flesh and skull.


Its hurt being mad at you. But ill be much hurting if i dont do this. Gw gak mau jadi cewek yang gak dihargai. Im a human. Simply human.

Dont u ever forget it.


*ahahahaha.. Now,how's the 2nd part?*

Furious.

Hey you.
Do you know why,we, women, fight with claw and not fist?
Because we're tiger. The strongest yet graceful female.
We could be so,oh, so terrifying creature when we're going mad.

Here's an advice.
Step out. Back off. U dont wanna get hurt.

Im good at hurting somebody. I really am.
And i mean it.
Ull be burst into tears.
Im one of those female who fights respectfully to guard her pride. Her dignity.

And ur not going to step on me. Ur not going to make me waste even a single drop of tear.

I only do this,because im furious. Ive gone heel over head for you, and you, dickhead, you'll pay for this.




*hmm. Oh wow. Ternyata nulis narasi tentang marah marah tu menyenangkan ya. Hahaha.*

Sabtu, 07 Februari 2009

Sigh

Duniaku,tidak hanya berkutat pada kalian.

Really.

Astaga.

Cape deh.

Sekali lagi ah.

Cape deh.

Nobody really catches me. Nobody knows the real me. Well, maybe there is somebody. But certainly,its not you.

Duniaku bkn hanya dua sisi mata uang, yang dibalik dan sudah,itu saja.

Tidak. My world is much much bigger than u think.
And i hate it when somebody thinks that he/she knows me,but ZERO.

Stop guessing. Stop playing around. Stop acting like u know me the most.

Sorry.

Jumat, 06 Februari 2009

Permisi.

Aku tidak perlu menyebut namamu dalam sajak sajakku.
Bukankah, kau yang paling bisa membacaku?

Aku tidak perlu mencari sosokmu dalam duniaku.
Kamu hadir,dan aku tau kamu akan selalu mengamati duniaku.

Aku tidak perlu menatap matamu.
Sudah kutemu bintang itu di langit langit sajakmu, ribuan jumlahnya.

Aku tidak perlu memelukmu untuk tahu

ada setitik aku disana.

Aku tidak pernah melewatkanmu, hanya persilangan ini yang harus kupunya.

Maka, ijinkan aku bermimpi tentang kamu. Sekali lagi. Mungkin malam ini, mungkin nanti.

Mungkin.

Dan di tepi ini, kugenggam imajimu sekali lagi,
hujan masih juga belum berhenti mengetuk ruas ruas rinduku.

Kalong

Aduh mamiii.
Udah beberapa hari ini jadwal tidur kegangguu.
Gak tau kenapa nih, tidurku tak lagi nyenyak,
makanku tak lagi enak..
*halah*

no,seriously.

Its 3 o'clock in the morning and im fully awake.

Padahal ntar kul jam 8. Gyaaa. Tak taulaaah..

Kamis, 05 Februari 2009

Mencuri

Aku berjingkat di kegelapan,
berbekal senter dan sarung tangan..

Malam ini,aku akan datang mencuri bulan di mimpimu.
Karena sinarnya selalu, selalu menghantuiku.

Jadi, akan kucuri dia malam ini.

Maafkan.
Untuk kegelapan yang akan datang.

FAGGS FAGGS

BETE.

Kuliah full seharian. Ngantuk.
Berantem.
NAJISTRALALA.

Ngeliat fesbuk orang yang malah bkn makin angot.

AGH.

GORENGAN KADAL.
SATE KUDA.
GULE MONYET.

Sumpah lagi pgn maki maki sampe capek!

OH YOU WILL REGRET THIS, YES YOU WILL.

Oh.

You're so out of my life.

Rabu, 04 Februari 2009

Mellow Mode

Aku kangen kamu.
Sangat.

Senin, 02 Februari 2009

Racun, waktu, dan si kebluk.

Si kebluk punya maenan baru. Dulu dulu, maenan si kebluk adalah tidur. Tiap ada waktu luang, si kebluk tidur. Wajar, dulu kerjaan si kebluk cukup menyita energi. Si kebluk jadi banyak tidur bila sedang tidak bekerja.
Sekarang, si kebluk lagi kuliah. Di jakarta. Dia berpikir, kuliah bakal santayy. Dia salah. Besar. Big mistake. Kuliah, isinya tugas melulu. Resume paper resume paper slide presentasi translasi. Hidupnya itu melulu. Well,gak melulu. Si kebluk masi sempat main, tidur dan yaa.. Menikmati waktu.
Kemarin si kebluk pulang dari Bandung. Bawa oleh oleh anime dan manga segambreng. Si gebluk senang. Dia tidak sadar.
Bahaya tengah menantinya.

Benar.
Si kebluk jadi autis. Rencananya, hari ini, dia akan pergi ke Bintaro Plaza mengambil uang. Mengemail tugas. Bayar kosan.
Beres beres kamar.
Mengerjakan materi presentasi.
Merapikan folder laptop.
Pergi ke laundry.
Dan oh, mandi sore.

Tapi,GAGAL.
Pulang kuliah, si kebluk gak langsung masuk kamar. Celinguk2. Beresin sepatu. Ngepel kosan.
Begitu masuk kamar,kebluk liat laptop. Nonton anime. Brenti jam 2. Buat sholat. Lanjut lagi. Kebluk ingin berhenti. Tapi yasu,tak bisa. Bahkan kebluk asharnya mepet mepet maghrib. Tak perlu disebut kapan. Maghrib, kebluk berhenti. Kebluk fesbukan. Trus nyambi nonton. Jam 8,kebluk sadar. Dia belum ngapa ngapain. Dan lapar. Dan bau. Kebluk belum mandi. Tapi kebluk cuek. Kebluk lanjut nonton.
KETIDURAN. Dengan kepala di bawah memencet keyboard laptop. Ada galur aneh sekarang di jidat kebluk. Tombol spasi. Padahal tadinya kebluk ngatain orang yang ketiduran di kasur nyambi yang lain. Kebluk lebih bodoh.
Kebluk bangun setengah dua belas.
Lapar. Bokek. Bau. Kamar berantakan. Tugas belum dikerjakan.
Kebluk. Ingin menangis. Dan menyumpahi seseorang. Huh. Huh. Huh.

LAPER. LAPER. LAPER.

Sedih

Kangen pengen pulang ke Malang.

Pengen.

Pengen banget.

Pengen di kamar pas ujan2 ngobrol sama mama, maenan kucing, mnum teh anget, bcanda bcnda.

Akhir akhir ini homesick melulu. Habis,disini ga ada siapa siapa.
I mean. Ehm. Yah you know lah.

Jadinya selalu pengen pulang ke rumah.
So,that i dont feel lonely anymore.

Kasiaaan deh gw.

Lullaby

Tidurlah,hati penatku..
Bila nanti kau membuka mata,
akan selalu ada pelangi, bunga, cita dan cinta.

Mimpi,mimpi yang paling buruk,biarkan datang menyapa.

Itu hanya akan menjadi asap, abu, hilang musnah bila kau membuka mata.

Jadi,tidurlah.
Dunia boleh bergolak,kacau,dan hancur di matamu.
Percayalah,itu hanya bunga tidurmu..

Minggu, 01 Februari 2009

Gandeng

Aku sedang tidak ingin bercinta.
Dia.
Sungguh sungguh aku tidak ingin pusing atau sakit atau terluka.

Karena itu, ijinkan aku singgah,duduk sebentar di hatimu,
meminjam ruang itu, aku akan pergi bila kau meminta.

Aku hanya ingin duduk diam dan menatap pusaran warna dalam hatimu,
mengabadikannya dalam kata kata tanpa rima,hanya kejujuran suara.

Nyaman.

Aku sedang menutup pintuku,hanya padamu itu terbuka.
Tolong jangan pinjamkan kunci itu pada yang lainnya.

J...

Jahat.
Jelek.
Jambret.
Jambang.
Janggut.
Juelek.
Juahat.

J itu jelek pokona. Titik.

Sekali masa

Dulu aku pernah bertarung melawanmu, dan aku kalah.
Di sudut ring terpekur, dihanyutkan dan dipermalukan.
Apapun,aku ikut kata katamu.

Dulu,sekali masa.

Sekarang, kita berdamai.
Sekantung gula gula.
Marshmallow,licorice, bubble gum, juga lollipop.
Kuberikan kepadamu.

Yang tidak kamu tahu,
satu diantaranya racun.
Kamu tidak akan mati,hanya melemah.
Aku hanya ingin tahu, sekuat apa dirimu menguasaiku.

Jadi, diamlah,cinta.
Daripada aku harus membunuhmu,sungguh sungguh mencabut nyawamu.
Aku masih punya racun sianida itu.

Aku tidak curang.
Aku hanya meniru cara licikmu, memeluk hatiku seakan peduli.
Saat akhirnya kamu menjadi duri dan menyakiti.

Di sudut ini, kusaksikan tetes tetes infus mengaliri nadimu.
Koma.
Dan aku tertawa.

Dua

Dasar nahkoda bodoh.
Sekoci ini cukup isi dua, bukannya tiga.
Kenapa kaupaksa?

Badai datang lagi,
beranikah kamu menantang maut?

Bekal sudah dibuang.
Air sudah kutuang habis.
Tinggal aku, kamu dan dia.

Aku tidak mau mati di lautan ini.
Jadi biarkan kubunuh dia dan kubuang ke laut.
Dia yang naik terakhir,bukan aku.
Dan jangan membenciku.
Aku lebih berhak membencimu.