Kamis, 25 November 2010

Eat and Eat!! Review..

Hahahahhahahahaha.
+apa deh ini, baru awal nulis udah ketawa+

Jadi yaa, sebagai mahasiswi belasan tahun yang baru banget beres ujian komrehensif skripsi dan tetek bengek jahanam itu, bisa dibilang gue sekarang punya waktu luang yang.. uhm.. plenty. Bisa dibilang luang terus sih. +gegoleran+


Awal awal masih lucu sik, sempet nonton INAFF, jalan ama Banu Roid Inul Aaf, karaokean ampe jelek, masih lucu lucu lah yaa acaranya walaupun gue sekarang ga punya pacar buat diajak maen. +hening+ +ga ada yang nanya+


+tersuruk suruk mewek di pojokan+



OKEEEEEEEEEEEE. Jadi, setelah beberapa kali keluar maen, mulailah gue mati gaya karena Banu kompre, Aaf pulkam, dan Roid kena sipilis. KRIK. Nggak deng, dia kena Infeksi saluran Kencing ampe demam demam. Ga heran, CD aja gantinya dua hari sekali.

Eh, balik ke topik, tadi kan niatnya ngreview. Krik krik krik.
Ya, jadi gara gara bingung mau ngapain lagi,maka gue mengajak neng ini untuk nyobain Eat n Eat di Gandaria City.
Dua kali dateng, ini beberapa menu yang gue coba :

1. Carrot Cake-Newton
Sebenernya, pengen banget nyobain ini karena beberapa akun twitter yang ngetweet kalo seneng sekarang ada carrot cake di Eat n Eat, ga usah jauh jauh ke Singapore. Okee. Kalo gue, ya karena belum ke Singapore, kita coba makanannya dulu aja lah ya.. wkwkkwkkw.
Despite the name "CAKE", Carrot cake is actually a.. food. +oke, ini ga bantu+ . hahahah, mungkin kalian ngebayangin carrot cake itu cake yang dibuat dari wortel gitu kan ya, tapi bukan. Kalo gue bilang ini kayak orak arik telor. Dengan bakso. Seriously.





Foto ini diambil dari sini . Maap, ga sempet moto.
Nah yang ada si foto ini Black Carrot Cake. Kalo yang gue pesen kemaren mixed Carrot Cake. Jadi setengah hitam, setengahnya lagi putih. Kalo Black CC, dia labih manis, kayanya dicampur kecap ya. Yang putih dia cenderung asin dan gurih. Rasanya? cukup enak, gue pesen pedes.
Rasanya beneran kaya orak arik telor sama baso. Basonya lebih enak sih, semacam adonan tepung yang gurih gitu. But sadly i have to say that it's overpriced. 30 rebu buat orak arik telor dan bakso.
Enak, tapi overpriced.

Verdict :
Rasa : 3/5
Price : 2/5 (30 K)

2. Es Durian Monthong
This is good. 17 ribu.
Mahal? mungkin.
Tapi enak bangettt. T.T
I'm not into sweet food, but this , get me hooked.

Porsinya sebenernya keliatan kecil, tapi cukup buat berdua. Durennya bener bener berasa, kuah duriannya juga kental dan manisnya pas. Enak banget, beda ama es durian yang biasanya lah pokoknya.

Verdict :
Rasa : 4/5
Price : 3/5 (17 K)

IYEEE kaga ada foto. Plis dong ah. +menangisi hape yang ilang kemaren+ +padahal udah lama+

3. Nasi Goreng Babat Semarang

Maapkan kepada situs ini. saya pinjem gambarnya yaa. ^^



Hmm. Bentuknya mirip mirip gini soalnya. +ditampar+
Hahahhaha. Kali kdua maen ke Eat n Eat, gue penasaran ama Nasi Goreng Babat Semarang yang emang katanya enak itu. Jadilah gue pesen Nasi Goreng Babat ini.
Rasanya, seperti yang sudah saya duga, manis, gurih dengan potongan babat yang empuk dan taburan bawang goreng yang royal. Dilengkapi juga dengan krupuk udang dan acar mentimun yang agak layu. +tapi tetetp gue abisin+.
Porsinya banyak, nampol buat porsi cowok juga kok. Dan gue habis aja looh. ampe tandas, bwahahahahah.
Tapi, jujur enaknya enak yang biasa aja sih, nggak yang bisa bikin gue kayang kaya si Juri di komik roti rotian itu. +as if bakalan ada makanan yang enaknya bikin kayang+
Still, the best nasi goreng for me adalah nasi goreng Kediri yang dijual mamang2 di Malang dan Nasi Goreng Bima Surabaya.
Verdict :
Rasa :3,5/5
Price : 3/5. (29,5 K) . babatnya dikit bok. +Banci jerohan+


Tanteng Eat n Eat sendiri, interiornya lucuuuk. Enak buat dipake nongkrong nongkrong lucu bareng temen, tapi buat beberapa makanan gue bilang emang rada overpriced. Apa harganya sama kaya di counter aslinya ya? Eat n Eat ini sendiri konsepnya kaya food court, tapi dia ngumpulin stall stall makanan yang emang terkenal, kaya Baso Tahu Wibisana bandung-Nasi Goreng Babat Semarang-ada juga soto Kedai tiga Nyonya dan Pindang Iga dari Tangerang.
Kita makannya semacam bazaar, jadi bikin kartu dulu yang bisa diisi sejumlah nominal uang, baru kita belanjain di counter makanan yang kita mau. Mirip sama Foodcourt Mall Taman Anggrek. Dan gue baca, yang bikin Eat n Eat sama kaya yang bikin Marche ya? apa sejenis kaya Ismaya? hmmm.

Anyway, gue sendiri ga kapok buat balik sana. Masih pengen nyobain Baso Tahu, Nasi Langgi, Steak Jawa.. +ngeces sendiri+ . So, see you soon, Eat n Eat!! :D









Selasa, 23 November 2010

Dari Huesca : Mengenang.

dan jika untung malang menghamparkan
aku dalam kuburan dangkal
ingatlah sebisamu segala yang baik
dan cintaku yang kekal.



Sepenggal paragraf itu adalah bagian dari puisi Chairil Anwar, saduran dari puisi John Conford yang berjudul " To Margot Heinneman".
Saya suka bagaimana dia berkata,
"ingatlah sebisamu segala yang baik dan cintaku yang kekal".


Itu menarik. Tapi, apakah kita bisa memilih seperti apa kita mengenang seseorang? bahkan dalam saduran ini pun, kata yang digunakan adalah "Ingatlah sebisamu". Sebisamu. Bukankah kata sebisamu adalah dorongan, usaha, sebisa kita? berarti kalo ga bisa... ga apa apa? :P
Salah satu hal yang paling susah dalam melupakan kenangan bersama seseorang adalah semua hal yang berhubungan dengan kenangan itu.Places. songs. Pictures.
Kenangan, IMO, bukan hal yang bisa dipilih dan dipanggil. Kenangan, adalah sedikit dari masa lalu yang melekat pada waktu lampaumu. Kalau indah, maka yang tersisa ya yang indah indah,kalau nggak, ya nikmati rasa sakitnya saat mengenang semua hal yang nggak enak dikenang.


Dalam beberapa hal, kenangan itu akan melekat selamanya, dan mungkin kita nggak bisa memilih apa emosi yang muncul saat kenangan itu muncul ke permukaan. Tapi, seperti kata Chairil Anwar, sebisamu. Sebisamu.

Dan aku, memilih mengenangmu dengan semua kebaikan yang kamu punya.
Bagaimana kamu mengajariku menjadi pribadi yang lebih, lebih baik dengan semua kata kata dan kalimatmu. Bagaimana kamu muncul dan menjadi pelangi yang muncul membuka hari. Kamu.
Dalam banyak hal, masih begitu banyak pertanyaan yang bermuara di dada, dan terkadang hal itu masih saja menyesakkan. Tapi, mungkin hal ini bukan untuk dimengerti. Kamu pergi, aku pergi, kita hanya sempat bersisian.

Kamu pernah ada, dan meskipun pada akhirnya kamu memilih pergi,



+acak acak rambut soalnya mellow lagi+

+tarik nafas+

+hembus nafas+


Semoga kita bisa sama sama lebih dewasa, dan aku tidak mau berakhir membencimu, karena aku tahu tidak ada yang layak dibenci dari kamu.
Aku ingin mengenangmu sebisamu, dengan semua kebaikan yang kamu punya...
Kamu berharga. :)

Kamu sangat berharga.














Senin, 15 November 2010

Love is overrated?

I wrote it wiyh question mark, because honestly.. i need to ensure myself.

Kenapa gue bilang kalo love is overrated? Karena, gue juga pernah kok ngerasain perasaan yang parah banget sampe berbunga bunga dan berasa pengen deket dia terus. Kangen yang tiap hari, yang kalo ngebayangin baunya orang itu aja udah bikin lemes +apa cobaaa ini+.
I was there.
Merasakan jatuh cinta yang sejatuh jatuhnya, sakit yang sesakit sakitnya karena perasaan itu. Tapi, semakin kesini, ada hal hal yang perlu kita pertimbangkan juga dalam memiliki hubungan dengan orang lain. Gue masih pegang kok kalo dalam hubungan chemistry juga perlu, tapi, jangan sampai terbawa perasaan. Jangan sampai kamu lupa kalo, apapun yang dikatakan, seberapapun bagusnya janji itu didengar, seberapa manisnya suatu kata kata diucapkan..


Nobody loves you more that yourself and Allah. And then, you have your parents.

Gue ga minta kita buat apatis dan berhenti being a love sucker. It's good. Jatuh cinta itu menyenangkan kok. Tapi untuk sepenuhnya percaya dan menggantungkan dirimu sepenuhnya, jangan.
Gue bilang begini, karena gue juga, once.. or.. maybe twice? :)) or even three times?? :P being that silly little girl, crazy in love. Literally, crazy.
I forgot to hold on to earth, i flew too high, and i fell so hard i cracked my heart.
I cracked my parent's trust. I cracked myself. I betrayed myself. :)
Dan gue butuh waktu bertahun tahun untuk menyadari kalau, "love never hurt, people do" (via Indra Herlambang) . and if that person hurt you, he doesnt love you that much. :)
Sampai tiba saatnya menyerahkan diri sepenuhnya dibawah sumpah agama, jaga hatimu sebaik baiknya, iya, gue juga bilang ini ke diri gue sendiri kok.
Love is good, but we need to be a little bit aware. a little bit mature, karena kalau kita ga jago mengelola perasaan, kita sendiri yang kemakan. Dan itu, sakit.



Jatuh cinta, dengan segala resikonya, adalah hal yang patut disyukuri.
Sampai pada satu titik dimana kita menyadari bahwa fondasi utama dalam sutu hubungan bukanlah sekedar perasaan..
I failed. But i do hope sincerely kalau buat semua orang di dunia ini, love could be tale comes true. And maybe, better luck for me next time. :)




Sabtu, 13 November 2010

Rabu, 10 November 2010

Sebuah hati untuk menghakimi

Kulemparkan padamu,
rajaman pisau yang terbit dari marahku.
Tantang kata, tentang durjana, tentang pikiran yang muncul dari relungku,
yang mungkin tak akan pernah lagi bisa terobati.

Jangankan kamu, aku terluka.
Jangankan kamu, aku merasa.

Entahlah, mungkin saat ini akan lebih baik bagi kita.
Berdua saling bicara.
Mugkin melepaskan,
mungkan merelakan.
Karena seperti kata katamu setepat tepatnya.
Bukan sekedar rasa, tapi percaya.
Bukan sekedar kata, tapi mencoba.


Seperti berjalan kembali menyusuri luka.
Seperti berusaha lagi menengok kebelakang.
APakah aku durga?
apakah aku kala?
karena semua yang kusentuh jadi luka, terbakar habis.
Dan simpuh pada kita yang mengabu,

aku sungguh ingin mengatakan langsung padamu,
aku merelakanmu.

Minggu, 07 November 2010

hati.

Mungkin liar dalam kediamannya,
karena itu hatiku butuh sebuah penjara.
Dengan jeruji besi dan tembok beton, kalau bisa tambahkan tegangan listrik ribuan voltase.
Biarkan dia tersengat mati, saat mencoba lari.

Kuikat dengan simpul mati,
ribuan doa agar dia tak lagi jatuh dan tersakiti.
Sebuah mantra untuk mengunci dan membutakan matanya.
Bukalah, dan cintailah pria pertama yang mencium keningmu disaat ijabku nanti.

Berhentilah berlari.
Berhentilah jatuh.
Berhentilah tersandung dan hancur beribu lagi.
Berhentilah pecah.
Berhentilah berdarah.
aku janji akan memelukmu erat, menimangmu, menjagamu sepenuh hati, tapi dengarkan aku.
Berjanjilah untuk tegar sekuatnya, tak akan pecah meski kamu harus jatuh berulang kali.



Dilemma

I miss you and at the same time, i hate you.
I wait for the phone to ring,
but i deleted your name from the list.
I peek to the chat room, wishing so much that you'll come up and say hi.
But i blocked you.

Pretty butterflies inside my stomach, are lurking, i catched them and caged them inside the jar,
but none of the jar were strong enough to hold them,
They were broken, shattered into pieces with a crystallic-sound, i found them so beautiful.
Broken tune.
I am longing for you.

Waiting in vain, respectively.
When your love turns life into an impossible tale.
I took my part as a damsel in distress, waiting for the prince to come up and save me.
but maybe this time i have enough.




So i put on my black cloak.
Witch needs to be bitchier, this..
i can do.



Pandora.

It's here.
Only, this time, it's no longer containing hope.

Jumat, 05 November 2010

On Merapi. Mentawai. The disater we are in.

I have nothing to say on this. Kita semua ga tau apa sebabnya sampai Indonesia mendadak dikepung bencana alam. Salah kita? Azab? Alam marah karena kita sia siakan? Apapun itu, kita hanya bisa menjalani seikhlasnya, sabar dan nggak berprasangka apa apa kepada Dia.
Yang sabar ya, sodara sodaraku disana....


Mari kita bantu sebisanya. Sumbangan. Doa. apapun.




Semoga, segera berlalu bencana ini, dan semuanya baik baik saja. :(

Rabu, 03 November 2010

Menata satu persatu

botol botol parfum.
Dari besar ke kecil.
Bersama bedak, lotion, pelembab dan semua yang ada diatas lemari.
Kulipat rapi baju, satu persatu.
Baju baju yang tergantung di pintu,
barang barang yang berserakan di lantai.
Semacam takut saat orang lain datang mereka melihat sampai isi hati terdalam.
Berantakan.


Akan ada saatnya seseorang datang dan menongok hati kita sampai relung terdalam.
Tapi kamu tahu?
Aku sedikit lelah berbasa basi.
Jadi, pintu itu mungkin akan kubuka sedikit saja.
Karena seperti mengijinkan sesorang masuk ke dalam kamar dan bercengkrama,
saat dia pergi....


Kamu akan merasa kamar yang tadinya nyaman untuk ditinggali sendiri,
terasa begitu luang dan lapang.


Dan kamu akan mati dibunuh sepi.
Mungkin, harus kudahului sepi itu.

Membaca sebuah lagu.

im not a die hard fans of music, but i do agree that on some magical way, music brings us this whole emotional experience,bahkan meskipun kadang kita ga mengerti artinya, maupun ga nangkep maksudnya apa, bahkan yang tanpa kata2.
Ada beberapa lagu yang kalo didengerin itu.. rasanya bikin kita pengen lompat ke jurang terdekat, apalagi kalo didengerin pas ujan ujan. +manggut manggut sendiri+
Beberapa musik yang gue masukkin ke golongan ini adalah : karya karya Sigur Ros, Secondhand Serenade, Everybody Loves Irene. Yang terakhir ini baru gue dapet (pinjem) dari Mba Ska dan jadi korban karena dipasang seharian dan diputer ulang.
Beatnya cenderung pelan, suara penyanyinya menyayat.. (vokalisnya ELI yang cewe itu siapa sih? gue nyetel lagunya yang dia teriak teriak nyayat itu ngepet bener deh. Kalo diputer malem malem nyeremin.)
Ada juga musik yang emang fun, didengerin bikin kita seneng, contohnya Mika. Beatnya cepet, ceria, suara penyanyinya juga nyenengin.


Seperti apapun jenis musiknya, menurut gue, musisi itu hebat. Gue selalu percaya kalo karya yang berasal dari hati dan ditulis sungguh sungguh, itu bakal nyampe ke hati orang yang membaca/ mendengarnya juga. Musisi itu sama seperti penyair, bahkan tugas mereka labih susah. Ga cuma bikin lirik, mereka juga harus menciptakan atmosfir dengan alat musik mereka sehingga menghasilkan musik yang sesuai dengan apa yang mereka ingin sampaikan ke pendengarnya.

Ada lagu yang pengen gue bahas disini. Lagu yang mayan ngaruh buat gue, dan bersifat rada personal, karena lagu ini bukan lagu yang dikasih siapa siapa (setengah curcol) ataupun gue tujuin buat siapa siapa. Lagu yang sering banget gue puter, hampir tiap hari. Lagu yang buat gue cocok banget buat didengerin pas sedih, pas seneng, bahkan pas marah.


Lagunya Belle and Sebastian yang judulnya "Fuck this Shit".

Dari judulnya Hardcore bener yak? Apa yang ada di pikiran mereka ya saat bikin lagu ini?
Ini lagu, judulnya aja yang hardcore, but really, dengerinnya itu enak banget. Damai. cuma ada instrumental doang. Paduan suara harmonika yang gitar yang manis banget. Dengan suara harmonika yang dominan, beat yang nyante abis.. Everytime i listen to this song, i feel like... everything's gonna be okay. Awalnya gue mikir judulnya ga nyambung bener. This song is so.. sweet and soothing you dont wanna relate it with fuck, moreover shit.

According to Urban Dictionary...
Fuck This Shit is a phrase, that means :
1. A more polite way to say "I disagree with you or I may have another plan that may be different than yours."
Contoh penggunaan :
My homeys gonna rob the liquor stoh again tonite. I say fuck that shit, I got home work! It's a goddamn school night!

2. A perfectly acceptable social answer to almost any question.
Contoh penggunaan :
Spit: Did you file your taxes for this year yet?
Slim: Man, fuck that shit.

3. Forget it.
Contoh penggunaan :
I was getting really frustrated with my homework so I said "fuck that shit."


And then i realize, the title is just perfect. This song bring us to a world where problem is just something to forget. Where there's nothing matter in this world but you. You have that right to say "Fuck This Shit" when you feel like you are about to explode.
Lagu ini, pas baget didengerin sambil bayangin kita lagi ada di padang rumput di.. New Zealand kali ya. Maen ama sapi. +kenapa sapi, coba?+ . Liat kangguru. Tiduran di rumput sambl baca buku. Sun is shining, not too bright. Dan angin sepoi sepoi.. #TSAHH.

+dibanjur aer karena terlalu banyak berkhayal+

This is what i feel about this song. This is how i relate to this song. Karena lagu ini ngebantu gue pas lagi bad mood atau galau, ngasi tau gue kalo selalu ada tempat lari di dalam otak gue yang nggak terjamah siapa siapa, ya, kecuali Dia yang Maha Kuasa. :)

Lagu ini, sejauh ini, bisa bikin gue "sedikit" lupa kalo ada masalah apapun yang lagi kejadian ama gue, capek, dan gimana gimana.. gue sering diem dan dengerin lagu ini aja. bukan lari. Tapi buat gue, ada saat dimana saat gue merasa dunia terlalu bingar, and this song gives a little hideaway, for a moment, where you could sit back, and say selfishly.. Fuck this Shit.. i just wanna lie down right now.....

Selasa, 02 November 2010

Barisan rinduku untukmu.

KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen
KangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangenKangen

Self-analyzing. or public suicide? +sigh+

Mencari Pembenaran.


Im good at it. *ngaku*

Temen temen gue yang kenal deket pasti nyadar, lha wong gue aja nyadar kok kalo gue itu kelewat egois sampai kesalahan apapun yang gue lakuin, gue bisa mencari pembenaran atas hal tersebut.

Semuanya. Pasti ada alasan apaaa gitu yang ketemu, dan walaupun alasan tersebut tidak menjadikannya benar, tapi bisa mengurangi rasa bersalah gue. :P. Iya nggak sih? #nanyaamakaca

Hal yang paling susah yang gue lakuin adalah berubah. Dalam artian ini, mengakui kalo gue salah, dan berubah. Gengsi gue itu GEDAY. Keliatannya aja cengangas cengenges ga punya malu tapi aslinya, ya, bisa dibilang im too small for my own pride.

Gue cenderung memandang apa yang terjadi dalam hidup gue sebagai kesalahan orang lain. You know, like getting pregnant and blaming the man, padahal ga mungkin hamil juga kalo kitanya ga ngangkang. *this is rude, but true*.

Bahkan, dalam menjalani suatu hubungan, gue merasa kalau gagalnya hubungan gue ini, gue selalu menyalahkan orang dari masa lalu tersebut. Padahal, gue juga menanggung kesalahan yang gede disana. Tiap kali curhat dan dinasehatin, ya ga ada yang bisa disalahkan disini, atau kita berdua sama sama salah, atau " lo juga salah kali, Vio, lo kan, bla bla bla.." gue pasti hooh hooh. Padahal mah, dalemnya mikir, "Ih, tapi kan dia......" (Isi titik titiknya dengan hal buruk apapun yang terpikir dalam otakmu)

To be honest, i stil cant get rid of it. :) Selalu ada alasan atau pembenaran atas kesalahan yang gue lakukan. Hal ini nggak selalu gue keluarkan ke permukaan. Nggak selalu gue bilang ke orang lain, tapi gue nyadar ini nggak bagus buat gue, karena gue jadi terperangkap dan nggak mengijinkan diri gue sendiri untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kalau gue berubah, itu bukan karena gue salah, tapi karena gue mau. Yah, i am that selfish.

I dont even know why im doing this. Tadinya gue mau minta aja buat sekalan yang komen (dan kenal ama gue) sekalian nulis apa iya, gue seperti itu? Apa aja sifat buruk gue.. But then i've to face my own mistake, and i dont want it. (See?? *swallowing pride*)



Kita ngomongin hal lain aja yuk? #dijumroh.
Oke oke, here's the deal. buat lo. Lo. lo. iya, lo juga, yang kebetulan kenal ama gue. Leave a comment, on how should i face this... problem. If you happen to know me in real life and think that yes, i tend to seek conformity rather that face my own mistake, raise your hand. Those who think that i am selfish, raise your hand. Bilang aja, gapapa. Paling kalo ketemu di dunia nyata gue gamparin. #siulsiul

Sial. Jadinya gue merasa gali kubur sendiri. Oh, well. *pasrah*. Bantu ya bantu ya, prok prok prok. Leave a comment. +muah muah+








Senin, 01 November 2010

Perasaan saya pagi ini.

Dulu banyak banyak saya berdoa supaya cepat bisa lupa sesorang, karena saya tahu mencintai tanpa balasan itu menyakitkan. Sekali. dua kali. Sakit hati jangan sampai datang lagi, amit amit jabang bayii.
Sampai menyadari akhir akhir ini bangun tanpa ada pikiran saya terpaut ke sesiapa. Seperti bangun dan sepi saja, begitu, Bangun tadi yang pertama terpikir adalah revisi skripsi. Baguslah, Vio.
Lalu saya menatap jendela yang tampias cahaya matahari banyak banyak. Cerah yang sudah lama sembunyi karena berhari hari Jakarta dikepung mendung. Dan saya merasa sedih. Saya rindu dicekam rindu yang membuat saya menggambar garis biru di pipi saya sendiri. Saya rindu hingar kelebat bayang seseorang yang ramai bersahut sahutan.
Semoga, perasaan ini adalah tanda kalau saya siap untuk sekali lagi merindukan seseorang sampai jauh malam. Amin.