Senin, 15 November 2010

Love is overrated?

I wrote it wiyh question mark, because honestly.. i need to ensure myself.

Kenapa gue bilang kalo love is overrated? Karena, gue juga pernah kok ngerasain perasaan yang parah banget sampe berbunga bunga dan berasa pengen deket dia terus. Kangen yang tiap hari, yang kalo ngebayangin baunya orang itu aja udah bikin lemes +apa cobaaa ini+.
I was there.
Merasakan jatuh cinta yang sejatuh jatuhnya, sakit yang sesakit sakitnya karena perasaan itu. Tapi, semakin kesini, ada hal hal yang perlu kita pertimbangkan juga dalam memiliki hubungan dengan orang lain. Gue masih pegang kok kalo dalam hubungan chemistry juga perlu, tapi, jangan sampai terbawa perasaan. Jangan sampai kamu lupa kalo, apapun yang dikatakan, seberapapun bagusnya janji itu didengar, seberapa manisnya suatu kata kata diucapkan..


Nobody loves you more that yourself and Allah. And then, you have your parents.

Gue ga minta kita buat apatis dan berhenti being a love sucker. It's good. Jatuh cinta itu menyenangkan kok. Tapi untuk sepenuhnya percaya dan menggantungkan dirimu sepenuhnya, jangan.
Gue bilang begini, karena gue juga, once.. or.. maybe twice? :)) or even three times?? :P being that silly little girl, crazy in love. Literally, crazy.
I forgot to hold on to earth, i flew too high, and i fell so hard i cracked my heart.
I cracked my parent's trust. I cracked myself. I betrayed myself. :)
Dan gue butuh waktu bertahun tahun untuk menyadari kalau, "love never hurt, people do" (via Indra Herlambang) . and if that person hurt you, he doesnt love you that much. :)
Sampai tiba saatnya menyerahkan diri sepenuhnya dibawah sumpah agama, jaga hatimu sebaik baiknya, iya, gue juga bilang ini ke diri gue sendiri kok.
Love is good, but we need to be a little bit aware. a little bit mature, karena kalau kita ga jago mengelola perasaan, kita sendiri yang kemakan. Dan itu, sakit.



Jatuh cinta, dengan segala resikonya, adalah hal yang patut disyukuri.
Sampai pada satu titik dimana kita menyadari bahwa fondasi utama dalam sutu hubungan bukanlah sekedar perasaan..
I failed. But i do hope sincerely kalau buat semua orang di dunia ini, love could be tale comes true. And maybe, better luck for me next time. :)




8 komentar:

Ms Mushroom mengatakan...

makasih buat postingannya, vio ... means so much *walaupun bukan dibuat khusus buat aku, hehehe* ^^

yoan mengatakan...

vio benar belaka...

aduuuhh... aku nahan2 jatuh cinta ni udah lebih sakit dari nahan boker, viooo... *curcol nggak kira2 lagi*

Vio mengatakan...

@mb Fenty : hehehehhe... sama sama mbaak.. :D

@Yoan : Hiks.. i knooooowww. Sakitt, tapi rasanya emang harus harus direm.. :(

Ariza mengatakan...

i was there too. couple of times... Mungkin gue aja yg bebal, hehe...

Tapi setuju kok, di bahasa gue, jatuh cinta ya jatuh cinta aja, tapi jangan jadi bodoh. Wish you (and me-self) a better luck :).

mustikasari mengatakan...

halo mbak vio..
ini pertama kali aku berkunjung ke mari..
and what you've written here was just definitely true.
thanks ya! ini menginspirasi sekali! :)

salam

Alil mengatakan...

Sudah menemukan cinta kah dirimu...?
coz, you deserve it, Vio...

dari tulisanmu, kau cukup dewasa dalam menyikapi cinta...

Vio mengatakan...

@Icha : amiin. Better, better luck. :)

@Mustika : seneng dengernyaa.. :D Sama sama, makasih yaa.. ^^

@Alil : i found it then i lost it. :)
Cukup dewasa? Nggak tau juga.. :( masih sering kesandung2 dan bingung kalo masalah yang satu ini.. #malahcurcol

Rima mengatakan...

namanya juga JATUH cinta, hehehe...been there too..