When i think, that there is this little knot that distract the pace that should really went well. Like you held on a thread, glided along it with your fingers and found a tiny yet unbreakable knot, and you just have to stop.Annoying.
I dare myself to walk on, but then again it's all hazy, foggy and all, i couldnt even see. You couldnt see either. And i couldnt even ask you holding hand together. I let my self slipped away, and we're now back to back.
So many questions popped out, so many things i JUST realized, so many new facts. I want to say yes, but we both know that yes, the path years ahead would be extremely difficult. Now i know why did i find you profoundly, or at least.. i thought i know why.
But yes, this shouldnt be that perfect, this couldnt be that perfect, i know. And it isnt. Turns out, you're not the only one who doubt about my feeling.
Its like the universe, including you, turns against me.
There are things that remain the same, the place you will always come home to.
Minggu, 31 Januari 2010
Sabtu, 23 Januari 2010
X
Sejauh apa sih,kita ber"hak" atas seseorang yang telah berkomitmen dengan kita? And im not talking about marriage. Karena setiap orang,entah sadar entah tidak.. Kalau menyayangi sesuatu,pasti ingin sesuatu itu lebih baik kan?
Atau,ada jg orang yang dalam suatu hubungan, he or she completely lepas kontrol. Do what u wanna do. I trust you. Kamu adalah mahluk yang cukup pintar dan berotak untuk hidup secara bertanggung jawab.
Dan saya, pernah mengalami keduanya. Ya dicuekin,ya disayangin sampe cenderung posesif.
Pada kasus cuek cuekan, reaksi saya awalnya adalah.. Senang. I can do almost anything,tp kalo saya minta,dia ada.
But then, i found myself trying so hard to draw attention from him.
I tried to say "look at me". Be jealous. Be mad.
Yang kedua, saya enggak benar benar mengalami sepenuhnya. Dia sempat posesif,lalu sempat cape,dan akhirnya.. Finish.
Saya sendiri termasuk tipe wanita yang seenaknya sendiri tapi manjanya ampun ampunan. Lho? Iya.
Im not someone who simply respect you because i love you. Itu. Lain soal.
Iya,aneh ya. Karena tingkat keilfilan saya yang tinggi, sering sekali yang namanya respect ini naik turun dalam suatu hubungan.
Saya gampang nurut kalo saya takut. Saya gampang dikendalikan asal kamu tahu caranya. +terdengar suara si pacar di belakang : "yeah,right"+
jadi,kalau menurut saya si.. Sejauh apa hak kita dalam suatu hubungan tergantung dengan kewajiban kita juga.. Do u love her enough? Do u really care? Do u really do it for her,not for your own sake?
Karena kamu sendiri yang tau, apabila kamu ingin memperbaiki seseorang,tanyakan pada dirimu..
1. Apa manfaatnya?
2. Benarkah kamu melakukannya untuk dia?
3. Bagaimana caranya?
There's no ending in what im saying,karena tiap hal itu ada salah dan benarnya. Bisa aja saya ngomong masalah hak, tapi mungkin ada juga yang membantah bahwa love doesnt change you,love accept you as who you are.
Well,saya sih definitely akan marah kalau pacar saya plin plan, atau pencemburu berat,atau posesif,atau malah cuek mampus.
Ya,tapi semua hal bisa dibicarakan baik baik,dan sebelum mulai bicara masalah merubah orang lain..
Are you good enough to say that i am bad?
Yes,im telling that to my self. :)
happy weekend,everybody.
Atau,ada jg orang yang dalam suatu hubungan, he or she completely lepas kontrol. Do what u wanna do. I trust you. Kamu adalah mahluk yang cukup pintar dan berotak untuk hidup secara bertanggung jawab.
Dan saya, pernah mengalami keduanya. Ya dicuekin,ya disayangin sampe cenderung posesif.
Pada kasus cuek cuekan, reaksi saya awalnya adalah.. Senang. I can do almost anything,tp kalo saya minta,dia ada.
But then, i found myself trying so hard to draw attention from him.
I tried to say "look at me". Be jealous. Be mad.
Yang kedua, saya enggak benar benar mengalami sepenuhnya. Dia sempat posesif,lalu sempat cape,dan akhirnya.. Finish.
Saya sendiri termasuk tipe wanita yang seenaknya sendiri tapi manjanya ampun ampunan. Lho? Iya.
Im not someone who simply respect you because i love you. Itu. Lain soal.
Iya,aneh ya. Karena tingkat keilfilan saya yang tinggi, sering sekali yang namanya respect ini naik turun dalam suatu hubungan.
Saya gampang nurut kalo saya takut. Saya gampang dikendalikan asal kamu tahu caranya. +terdengar suara si pacar di belakang : "yeah,right"+
jadi,kalau menurut saya si.. Sejauh apa hak kita dalam suatu hubungan tergantung dengan kewajiban kita juga.. Do u love her enough? Do u really care? Do u really do it for her,not for your own sake?
Karena kamu sendiri yang tau, apabila kamu ingin memperbaiki seseorang,tanyakan pada dirimu..
1. Apa manfaatnya?
2. Benarkah kamu melakukannya untuk dia?
3. Bagaimana caranya?
There's no ending in what im saying,karena tiap hal itu ada salah dan benarnya. Bisa aja saya ngomong masalah hak, tapi mungkin ada juga yang membantah bahwa love doesnt change you,love accept you as who you are.
Well,saya sih definitely akan marah kalau pacar saya plin plan, atau pencemburu berat,atau posesif,atau malah cuek mampus.
Ya,tapi semua hal bisa dibicarakan baik baik,dan sebelum mulai bicara masalah merubah orang lain..
Are you good enough to say that i am bad?
Yes,im telling that to my self. :)
happy weekend,everybody.
Jumat, 22 Januari 2010
Menulis.
Beberapa hari ini, ada kegelisahan yang terus menerus bergolak dalam perutku,dada dan ulu hatiku. Seakan ada sesuatu yang menghentak hentak, memohon untuk dikeluarkan, menghirup dunia.
Aku rindu menulis, rindu serindu serindunya.
Aku rindu menulis kata kata yang mampu mengkomunikasikan suasana hati, setepat tepatnya, aku rindu bercerita sedetil detilnya tentang dunia yang terekam dalam otak dan hatiku. aku rindu menyentuh orang lain dengan cerita cerita itu, aku rindu menulis sejujur jujurnya.
Entah apa yang menjadi kabut dalam kepala ini, sehingga semua indra indra itu seakan tumpul dan menua, melayu pada keluhan keluhan, pada cacian, pada makian, dan entah pada apa lagi yang selama ini sekan terlalu sibuk kupikirkan, kujadikan beban.
Aku rindu menulis.
aku kangen.
Aku ingin menulis dengan jujur, sekali lagi.
Dan tentang inti yang selama ini kucari, Tuhan, ijinkan aku mencarinya sekali lagi.
Aku rindu menulis, rindu serindu serindunya.
Aku rindu menulis kata kata yang mampu mengkomunikasikan suasana hati, setepat tepatnya, aku rindu bercerita sedetil detilnya tentang dunia yang terekam dalam otak dan hatiku. aku rindu menyentuh orang lain dengan cerita cerita itu, aku rindu menulis sejujur jujurnya.
Entah apa yang menjadi kabut dalam kepala ini, sehingga semua indra indra itu seakan tumpul dan menua, melayu pada keluhan keluhan, pada cacian, pada makian, dan entah pada apa lagi yang selama ini sekan terlalu sibuk kupikirkan, kujadikan beban.
Aku rindu menulis.
aku kangen.
Aku ingin menulis dengan jujur, sekali lagi.
Dan tentang inti yang selama ini kucari, Tuhan, ijinkan aku mencarinya sekali lagi.
Selasa, 19 Januari 2010
dodolipet
gini ini lohhh
pagi pagi bangun dengan perasaan antara bingung antara mellow, seneng, ribet, riweuh, males, pengen semangat..
Mellow pagi pagi ujan nyetelnya OST Once,seneng karena semaleman tidur nyenyak mak bhet mak cleret gak bangun bangun, ribet liat kamar yang berantakan, riweuh mikirin negara, gara2 lagi ribut pansus apalah inilah itulah jadi ikut ikutan panik dan spaneng rasanya.. duh negaraku, semoga cepet beres masalahmu..
ahahahahhaha.
Pengen..
1. Jalan jalan di bandung makan batagor makan cuanki makan steak di suis butcher ngopi di Rumah kopi makan di Kampung daun sambil leyeh leyeh rebutan baca komik berdua di comic corner ujan ujan di mobil keliling bandung sambil tiduran.
2. pengen makan.
3. Mau punya duit banyak
4. Pengen kumpul kumpul maen ama temen temen ketawa ketawa cekakakan bareng.
5. Pengen novel yang bagus dong.plisssssssss.
AGHH. i definitely need a mood booster.
pagi pagi bangun dengan perasaan antara bingung antara mellow, seneng, ribet, riweuh, males, pengen semangat..
Mellow pagi pagi ujan nyetelnya OST Once,seneng karena semaleman tidur nyenyak mak bhet mak cleret gak bangun bangun, ribet liat kamar yang berantakan, riweuh mikirin negara, gara2 lagi ribut pansus apalah inilah itulah jadi ikut ikutan panik dan spaneng rasanya.. duh negaraku, semoga cepet beres masalahmu..
ahahahahhaha.
Pengen..
1. Jalan jalan di bandung makan batagor makan cuanki makan steak di suis butcher ngopi di Rumah kopi makan di Kampung daun sambil leyeh leyeh rebutan baca komik berdua di comic corner ujan ujan di mobil keliling bandung sambil tiduran.
2. pengen makan.
3. Mau punya duit banyak
4. Pengen kumpul kumpul maen ama temen temen ketawa ketawa cekakakan bareng.
5. Pengen novel yang bagus dong.plisssssssss.
AGHH. i definitely need a mood booster.
Selasa, 12 Januari 2010
Sabtu, 09 Januari 2010
INDEPENDENCY IS OVERRRAAAAATEEDDDDDDDD.
Mah, can i go home dan menjadi tukang jual kacang aja di deket rumah??
I miss you.
I miss you.
Jumat, 08 Januari 2010
omongan orang.
Ampun.
Kadang gue mikir yaaa, yang namanya pertemanan, lingkungan sekitar, apalah itu, pokoknya kumpulan orang orang di sekitar kita.. kadang bisa jadi sesuatu yang menakutkan ya.
gini loh, ada yang namanya OPINI, sesuatu yang kita tau dari orang lain, berasal dari orang lain, ditujukan kepada kita.. dan sangat mungkin berpengaruh pada kita.
Maksud gue gini, pada dasarnya, manusia emang mahluk yang gak bisa hidup sendiri kan, dia butuh orang lain buat idup, buat bersosialisasi.. gak mungkin kan kita curhat ama tanaman cabe depan rumah??
Nah, later i found out kalo terlalu mengikuti pendapat orang lain itu.. GAK BAGUS. do listen peple who DOES really care about you, mereka mereka yang mengenal kamu, tau kamu, dan bener bener emang bermaksud baik. TApi ada juga orang orang yang gak diminta pendapatnya terus ikut ikut komen dan ngomongin kamu, NAH ini yang gue bilang.. trash.
Dan omongan orang orang macem ini, yang kalo didengerin bikin sakit hati sendiri.
We cant always please other, dan menurut gue,selama gue gak ganggu kalian, why do u bother being so fussy abot me??
emang kenapa kalo gue jarang mandi? toh gue juga gak nyuruh lo nyium ketek gue dan gak deket deket sama lo.
Emang kenapa kalo gue suka karaoke dan temen gue cowok semua? Gue karaoke juga gak minta duit emak lo.
Emeng kenapa kalo gue kadang suka pulang malem : oh, ini gue admit emang habit yang rada jelak, tapi sekarang pelan pelang gue kurangin juga, karena biarpun tiap anak kos dikasi kunci, tapi ngebuka pintu dst dst pasti berisik lah ya, g enak ama anak kosan gue.
entah gue mestinya miris atau bersyukur, tapi gue hampir ga punya akses buat ngedengerin omongan omongan miring tentang gue, atau denger tentang gosip gosip ga enak seputar gue.
Ada yang ngomongin gue, kadang emang ada temen gue yang baik hati ngasi tau, ada yg gini ke kamu loh atau gimana, tapi entah guenya bebel atau kelewat cuek ya, itu..
gak ganggu gue, dan gue ngerasanya toh mereka bukan temen temen gue. They dont know me at all. Malah kasian ya, udah cape cape ngomongin gue, yang ada malah pahala gue nambah, amiin.
But i do feel so sorry tentang mereka yang sakit hati karena ngedengerin omongan semacam ini. Gue tau gimana rasanya, in fact gue malah pernah dikucilin abis abisan. Hahahahha. *ketawa getir*
Dulu, dulu bangeettt gue pernah jadi orang yang kalo ngom asal nyablak sana sisni literally. Mulut gue udah ga ada filternya. sama sekali. Dan banyak banget musuh gue gara2 itu.
and then i changed.
Gue sdikit demi sedikit ngerem, siapa yang bsa dibencandain, siapa yang gak bisa. Tau sikon, terutama. Kalo maslah becandaan, bisa ditanya korban korban gue semacam roid, he once told me that im so gooodddd at mocking. Beuh.
Tapi gue gak lupa gimana rasanya orang orang ngomongin lo dan lo tau lo diomongin. Wah, kampret banget itu rasanya, berasa dimusuhin dan ga enak banget karena instead of throwing shit upface, they chose to throw your backside dan pas elo noleh, lo ga tau siapa yang ngelempar. Gak bisa bales dong, hahahah.
Here's an advice. KEEP DOING ANYTHING YOU DO AND YOU ARE COMFORTABLE WITH, dengan syarat.. JANGAN GANGGU ORANG LAIN.
Kenapa mesti jadi orang lain demi bisa diterima lingkungan? akan ada orang orang yang bener2 menerima kamu apa adanya kok, asal apapun yang kamu lakukan itu enggak menyakiti orang. Iya kan? udahlah, gak usah dengerin omongan orang, gak temenan sama orang orang itu yang ngomongin kamu juga malah bagus, jadinya kamu bisa gak ketularan buat gak ngomongin orang.
LAma lama, omongan itu bakal:
a. surut sendiri
b. tetep ada, tapi lonya makin cuek.
c. tetp ada dan lo bakal makin susah trus lo depresi dan bunuh diri. Mwahahaha. Gaklah.
Jadi sik, intinya adalah..
Kalo lo diomongin orang, udahlah. Biarin aja. apa ngaruhnya si ke lo.. ya gak?
Kadang gue mikir yaaa, yang namanya pertemanan, lingkungan sekitar, apalah itu, pokoknya kumpulan orang orang di sekitar kita.. kadang bisa jadi sesuatu yang menakutkan ya.
gini loh, ada yang namanya OPINI, sesuatu yang kita tau dari orang lain, berasal dari orang lain, ditujukan kepada kita.. dan sangat mungkin berpengaruh pada kita.
Maksud gue gini, pada dasarnya, manusia emang mahluk yang gak bisa hidup sendiri kan, dia butuh orang lain buat idup, buat bersosialisasi.. gak mungkin kan kita curhat ama tanaman cabe depan rumah??
Nah, later i found out kalo terlalu mengikuti pendapat orang lain itu.. GAK BAGUS. do listen peple who DOES really care about you, mereka mereka yang mengenal kamu, tau kamu, dan bener bener emang bermaksud baik. TApi ada juga orang orang yang gak diminta pendapatnya terus ikut ikut komen dan ngomongin kamu, NAH ini yang gue bilang.. trash.
Dan omongan orang orang macem ini, yang kalo didengerin bikin sakit hati sendiri.
We cant always please other, dan menurut gue,selama gue gak ganggu kalian, why do u bother being so fussy abot me??
emang kenapa kalo gue jarang mandi? toh gue juga gak nyuruh lo nyium ketek gue dan gak deket deket sama lo.
Emang kenapa kalo gue suka karaoke dan temen gue cowok semua? Gue karaoke juga gak minta duit emak lo.
Emeng kenapa kalo gue kadang suka pulang malem : oh, ini gue admit emang habit yang rada jelak, tapi sekarang pelan pelang gue kurangin juga, karena biarpun tiap anak kos dikasi kunci, tapi ngebuka pintu dst dst pasti berisik lah ya, g enak ama anak kosan gue.
entah gue mestinya miris atau bersyukur, tapi gue hampir ga punya akses buat ngedengerin omongan omongan miring tentang gue, atau denger tentang gosip gosip ga enak seputar gue.
Ada yang ngomongin gue, kadang emang ada temen gue yang baik hati ngasi tau, ada yg gini ke kamu loh atau gimana, tapi entah guenya bebel atau kelewat cuek ya, itu..
gak ganggu gue, dan gue ngerasanya toh mereka bukan temen temen gue. They dont know me at all. Malah kasian ya, udah cape cape ngomongin gue, yang ada malah pahala gue nambah, amiin.
But i do feel so sorry tentang mereka yang sakit hati karena ngedengerin omongan semacam ini. Gue tau gimana rasanya, in fact gue malah pernah dikucilin abis abisan. Hahahahha. *ketawa getir*
Dulu, dulu bangeettt gue pernah jadi orang yang kalo ngom asal nyablak sana sisni literally. Mulut gue udah ga ada filternya. sama sekali. Dan banyak banget musuh gue gara2 itu.
and then i changed.
Gue sdikit demi sedikit ngerem, siapa yang bsa dibencandain, siapa yang gak bisa. Tau sikon, terutama. Kalo maslah becandaan, bisa ditanya korban korban gue semacam roid, he once told me that im so gooodddd at mocking. Beuh.
Tapi gue gak lupa gimana rasanya orang orang ngomongin lo dan lo tau lo diomongin. Wah, kampret banget itu rasanya, berasa dimusuhin dan ga enak banget karena instead of throwing shit upface, they chose to throw your backside dan pas elo noleh, lo ga tau siapa yang ngelempar. Gak bisa bales dong, hahahah.
Here's an advice. KEEP DOING ANYTHING YOU DO AND YOU ARE COMFORTABLE WITH, dengan syarat.. JANGAN GANGGU ORANG LAIN.
Kenapa mesti jadi orang lain demi bisa diterima lingkungan? akan ada orang orang yang bener2 menerima kamu apa adanya kok, asal apapun yang kamu lakukan itu enggak menyakiti orang. Iya kan? udahlah, gak usah dengerin omongan orang, gak temenan sama orang orang itu yang ngomongin kamu juga malah bagus, jadinya kamu bisa gak ketularan buat gak ngomongin orang.
LAma lama, omongan itu bakal:
a. surut sendiri
b. tetep ada, tapi lonya makin cuek.
c. tetp ada dan lo bakal makin susah trus lo depresi dan bunuh diri. Mwahahaha. Gaklah.
Jadi sik, intinya adalah..
Kalo lo diomongin orang, udahlah. Biarin aja. apa ngaruhnya si ke lo.. ya gak?
Passion
Gue baru nyadar ya, akhir akhir ini i lost my passion. dulu banget gue suka ngegambar, komik, desain, apa ajaaa digambar. Terutama komik Sampe pernah menang segala.Pernah juga ngegambar buat jaket Bintaraloka apa gt ya, pas SMP. Tiap di kelas kerjaannya ngegambar, ampe buku catetan gue penuh gambar. Guru nerangin gue cuek aja ngegambar, tembok, kalender, asal ada kertas kosong pasti tangan gue gatel. Trus kalo liat komik atau buku apa gitu yang gambarnya keren, gue langsung sitrik berat dan ngegambar lebih banyak lagi supaya ga kalah bagus gambar gue, hahahaha..
Tapi sejak sms kelas tiga pas jaman mulai pacaran serius.*caila* g tu kenapa, i lost all my passion for drawing. I lost it, completely.
Duldu dulu banget gue ngiler abis kalo ngeliat drawing pen atau rottring set yang pasti keren banget buat diapake ngegambar, karena ketebelan tip yang beda beda, trus pensil warna macem steadler yang 48 warna, pensil yang tingkat kelunakannya beda beda dari HB ampe 7B...
Gue pengen banget ampe mimpi mimpi parah, tapi gue g punya uang buat itu. :-(
Akhirnya, pas gue mulai gawe, gue balas dendam. I buy them all. Gue beli drawing pen, pensil warna, macem2 pensil, meja gambar, kertas...
But soon as i started to grab the pencil, i realized i lost my mojo.
Gue gambar, masi cukup luwes, tapi ga ada imajinasi yang biasanya muncul liar di kepala gue tiap kali gue ngegambar satu tokoh. Biasanya tiap kali gue ngegambar, langsung kebayang karakternya, apa yang dia pake, apa yang dia suka, seperti apa dia, lingkungannya.. stuff like that.
Apa ini pertanda kalo gue makin bego ya?
I mean, emang iq orang bisa naek turun kan, dan literally, gue emang ngerasa gak kek dulu lagi. Ga cuma masalah ngegambar, tapi juga pas baca, gue rada rada lost kalo sekarang baca kecepetan. Pdahal dulu bisa ngerti cuma dengan sekali baca.. Agh.
Apa ini pertanda ntar gue mengalami kemunduran otak kek si charlie yang di novel itu?? trus gue bakal bego selamanya?? *mulai lebay*
Ada ga si cara buat keep our brain in shape??
Ngom ngom, tadinya kan gue mau nulis ttg passion, ya, kenapa jadi kesini arahnya.. TUh KAN!!! Gue jadi makin duduuull.....
Tapi sejak sms kelas tiga pas jaman mulai pacaran serius.*caila* g tu kenapa, i lost all my passion for drawing. I lost it, completely.
Duldu dulu banget gue ngiler abis kalo ngeliat drawing pen atau rottring set yang pasti keren banget buat diapake ngegambar, karena ketebelan tip yang beda beda, trus pensil warna macem steadler yang 48 warna, pensil yang tingkat kelunakannya beda beda dari HB ampe 7B...
Gue pengen banget ampe mimpi mimpi parah, tapi gue g punya uang buat itu. :-(
Akhirnya, pas gue mulai gawe, gue balas dendam. I buy them all. Gue beli drawing pen, pensil warna, macem2 pensil, meja gambar, kertas...
But soon as i started to grab the pencil, i realized i lost my mojo.
Gue gambar, masi cukup luwes, tapi ga ada imajinasi yang biasanya muncul liar di kepala gue tiap kali gue ngegambar satu tokoh. Biasanya tiap kali gue ngegambar, langsung kebayang karakternya, apa yang dia pake, apa yang dia suka, seperti apa dia, lingkungannya.. stuff like that.
Apa ini pertanda kalo gue makin bego ya?
I mean, emang iq orang bisa naek turun kan, dan literally, gue emang ngerasa gak kek dulu lagi. Ga cuma masalah ngegambar, tapi juga pas baca, gue rada rada lost kalo sekarang baca kecepetan. Pdahal dulu bisa ngerti cuma dengan sekali baca.. Agh.
Apa ini pertanda ntar gue mengalami kemunduran otak kek si charlie yang di novel itu?? trus gue bakal bego selamanya?? *mulai lebay*
Ada ga si cara buat keep our brain in shape??
Ngom ngom, tadinya kan gue mau nulis ttg passion, ya, kenapa jadi kesini arahnya.. TUh KAN!!! Gue jadi makin duduuull.....
Kamis, 07 Januari 2010
pop up.
Di taksi, sepulang dari acara ngopi ngopi bersama temen temen SMA, seperti biasa aku tenggelam dalam pikiran pikiran labil dan anehku tentang apa yang benar benar kuinginkan untuk masa depanku.
You know what?
Kalo saja aku hidup sendirian saja, ingin rasanya egois dan membuang semua, semua mimpi yang berkaitan dengan orang lain.
I was once having this silly dream of young marriage, finishing master ASAP, then quitting my job dan menjadi ibu dengan pendidikan S2 yang dengan baik hati rajin dan sholehah merawat dan mendidik anak anaknya. Living in definitely-not-Jakarta-city. Sangat sangat idealis. Those were ours.
You know what?
I gave up on them. I hate the dream. Not that i dont wanna be mother, a good mother.
But hell yeah, i've such a heavy burden right now, and i cant help watching those dreams sinking. Titanic. and it hurts like hell.
And since then, I am afraid of making a dream attached to somebody.
everytime this silly little thought of settling down and living, its like im torn in two. Hell yeah, i desperately want to be in those comfort zone, i am so tired of facing anything alone, wrestling with all of my secrets, problems, pains, tears, alone. I want to be in somebody's arm. loved and cared, and i have to admit, i wanted them so badly i might have mistaken forcing too much. :-)
But on the other side, it scared me to death, and i keep pushing it everytime it comes into surface. Yet i still cant help spoiling it again and again, permitting myself to daringly dream of sharing future again. Failure.
you know what, just for fun..
Now, if i close my eyes and think of a place i really want to be.
i think of Europe. Japan. Africa. Anything but Indonesia. I want to be in some place where nobody know you before, nobody judge you, nobody have this nyinyir thought, nobody pay attention to what you do or what you want to do.
I want to travel around the world and get paid. i want to meet those pretty people, be in pretty places. breathe in another air, another whole new environment. I want to live in Greece. I want to teach math to these children of african tribe, i want to float in a dead sea, i want to see Mardi Gras, live, i want to see snow falling on the street, i want to see world.
I want to wake up every morning thinking what next, what kind of exciting adventure im about to dive in,i want to live, for real.
A personel, single, crazy thought of me alone.
But then again, this is just a dream. :-)
A selfish dream.
You know what?
Kalo saja aku hidup sendirian saja, ingin rasanya egois dan membuang semua, semua mimpi yang berkaitan dengan orang lain.
I was once having this silly dream of young marriage, finishing master ASAP, then quitting my job dan menjadi ibu dengan pendidikan S2 yang dengan baik hati rajin dan sholehah merawat dan mendidik anak anaknya. Living in definitely-not-Jakarta-city. Sangat sangat idealis. Those were ours.
You know what?
I gave up on them. I hate the dream. Not that i dont wanna be mother, a good mother.
But hell yeah, i've such a heavy burden right now, and i cant help watching those dreams sinking. Titanic. and it hurts like hell.
And since then, I am afraid of making a dream attached to somebody.
everytime this silly little thought of settling down and living, its like im torn in two. Hell yeah, i desperately want to be in those comfort zone, i am so tired of facing anything alone, wrestling with all of my secrets, problems, pains, tears, alone. I want to be in somebody's arm. loved and cared, and i have to admit, i wanted them so badly i might have mistaken forcing too much. :-)
But on the other side, it scared me to death, and i keep pushing it everytime it comes into surface. Yet i still cant help spoiling it again and again, permitting myself to daringly dream of sharing future again. Failure.
you know what, just for fun..
Now, if i close my eyes and think of a place i really want to be.
i think of Europe. Japan. Africa. Anything but Indonesia. I want to be in some place where nobody know you before, nobody judge you, nobody have this nyinyir thought, nobody pay attention to what you do or what you want to do.
I want to travel around the world and get paid. i want to meet those pretty people, be in pretty places. breathe in another air, another whole new environment. I want to live in Greece. I want to teach math to these children of african tribe, i want to float in a dead sea, i want to see Mardi Gras, live, i want to see snow falling on the street, i want to see world.
I want to wake up every morning thinking what next, what kind of exciting adventure im about to dive in,i want to live, for real.
A personel, single, crazy thought of me alone.
But then again, this is just a dream. :-)
A selfish dream.
Selasa, 05 Januari 2010
Wasteland
In the wasteland,dear baby,
i left the only thing i had for so long.
And sealed it under the glimpse of weary moonlight.
For you i had gone heel over head.
For you i had jumped into fire.
In the wasteland,dear baby,
i buried the soul in a graveyard of a longing soul searching the core of her unborn .
And those scavanger soul eater watching with their red ruby eyes.
For you i had bleed.
For you i had got through pain.
And in the wasteland,
i met you.
For you i did completely nothing.
For you i turned my back.
I said ive left,
but i dragged you miles away from utopian,
to this tear-masked wasteland and now,
if you have to go. If u feel like going..
Im completely fine.
i left the only thing i had for so long.
And sealed it under the glimpse of weary moonlight.
For you i had gone heel over head.
For you i had jumped into fire.
In the wasteland,dear baby,
i buried the soul in a graveyard of a longing soul searching the core of her unborn .
And those scavanger soul eater watching with their red ruby eyes.
For you i had bleed.
For you i had got through pain.
And in the wasteland,
i met you.
For you i did completely nothing.
For you i turned my back.
I said ive left,
but i dragged you miles away from utopian,
to this tear-masked wasteland and now,
if you have to go. If u feel like going..
Im completely fine.
bye bye black bird.
do you know, what i really need right now??
i need to runaway, feel free to call me chicken, coward, but i need to run.
This is just something i cant handle, and sometimes i myself wonder why do i put too much effort having a normal, normal life in fact that it's not.
I need a bottle of wine, maybe drunk will help me a little, and a perfect hideaway, maybe this beach with coral and sand and blue water under the blue-clear-cloudless sky. Then i'll make a hammock between this stable-tall-thick coconut tree and sleep beneath the pillows, potpurri and rose petals. Oh and then i'll start to read books, matbe two or three, i'll read those mind-fucking-twist book i used to read fast and i'll read them carefully, sheet by sheet, page by page to really understand what the fuss is all about.
Lonely, with nobody but myself and the windbreeze.
Hideaway, in a perfect heaven.
And then i'll die smiling.
i need to runaway, feel free to call me chicken, coward, but i need to run.
This is just something i cant handle, and sometimes i myself wonder why do i put too much effort having a normal, normal life in fact that it's not.
I need a bottle of wine, maybe drunk will help me a little, and a perfect hideaway, maybe this beach with coral and sand and blue water under the blue-clear-cloudless sky. Then i'll make a hammock between this stable-tall-thick coconut tree and sleep beneath the pillows, potpurri and rose petals. Oh and then i'll start to read books, matbe two or three, i'll read those mind-fucking-twist book i used to read fast and i'll read them carefully, sheet by sheet, page by page to really understand what the fuss is all about.
Lonely, with nobody but myself and the windbreeze.
Hideaway, in a perfect heaven.
And then i'll die smiling.
Saya capek menjadi cengeng.
Sebenernya, judul itu ga pas. Menjadi kan, artinya baru akan jadi, dalam proses.. yeah, u figured.
Tapi saya sudah cengeng sejak lama.
Lamaaaaaa.
And i need to quit.
Tapi saya sudah cengeng sejak lama.
Lamaaaaaa.
And i need to quit.
Minggu, 03 Januari 2010
Medi.
Mediku, medi saya,
bukanlah pacar yang romantis seperti Koko-nya Wulan, taupun si penyabar yang menuruti apapun kemauan saya seperti Mas Roni-nya Mbak ska.
Dia simple, sederhana, dan selalu membuat saya bertanya tanya,
gerangan apa yang membuatnya begitu sabar menghadapi saya??
saya tau batasnya, dia tidak suka diduakan, dia benci dibohongi.
Lakukan salah satu diantaranya, bisa dipastikan kami kandas di tengah jalan. Itu dari awal sudah dia pastikan, dengan kapital.
Tapi dia istimewa, dengan caranya sendiri.
dia sederhana, lurus, apa adanya, dan tidak neko neko. Tidak sekalipun.
Dia menerima saya, yang hancur hancuran, perfectly unperfect, labil, cengeng, dan depresif.
Mungkin kalau diibiratkan, saya ini tanaman merambat yang tigmonasti ya, dan dia tonggaknya. dibiarkannya saya tumbuh merayap kemana mana karena pada akhirnya selalu dia memenangkan balik hati saya. Saya. Tak berkutik.
Dan bagi saya, dia sempurna.
Dia cukup tega untuk menampar saya, cukup kuat untuk menegakkan bahu saya, cukup tegas untuk berkata tidak atas absurditas saya, cukup kejam untuk memaksa saya melihat fakta, daripada terus tenggelam dalam kesedihan.
Saya labil, dia rasional.
Saya depresif, dia optimis.
Saya bodoh, dia pintar.
Saya begitu seringnya tenggelam dalam suicidal mood, dia selalu menarik saya ke permukaan.
Dear ay, if you read this...
I love you, and i dont know how much it is,
But i need you more than i love you, i have to admit.
But love grows, and i do hope that you will always be there for every bitter pain, every laugh and every story in my life.
Maaf, lebih sering aku bikin kamu sedih daripada kamu seneng...
^^
bukanlah pacar yang romantis seperti Koko-nya Wulan, taupun si penyabar yang menuruti apapun kemauan saya seperti Mas Roni-nya Mbak ska.
Dia simple, sederhana, dan selalu membuat saya bertanya tanya,
gerangan apa yang membuatnya begitu sabar menghadapi saya??
saya tau batasnya, dia tidak suka diduakan, dia benci dibohongi.
Lakukan salah satu diantaranya, bisa dipastikan kami kandas di tengah jalan. Itu dari awal sudah dia pastikan, dengan kapital.
Tapi dia istimewa, dengan caranya sendiri.
dia sederhana, lurus, apa adanya, dan tidak neko neko. Tidak sekalipun.
Dia menerima saya, yang hancur hancuran, perfectly unperfect, labil, cengeng, dan depresif.
Mungkin kalau diibiratkan, saya ini tanaman merambat yang tigmonasti ya, dan dia tonggaknya. dibiarkannya saya tumbuh merayap kemana mana karena pada akhirnya selalu dia memenangkan balik hati saya. Saya. Tak berkutik.
Dan bagi saya, dia sempurna.
Dia cukup tega untuk menampar saya, cukup kuat untuk menegakkan bahu saya, cukup tegas untuk berkata tidak atas absurditas saya, cukup kejam untuk memaksa saya melihat fakta, daripada terus tenggelam dalam kesedihan.
Saya labil, dia rasional.
Saya depresif, dia optimis.
Saya bodoh, dia pintar.
Saya begitu seringnya tenggelam dalam suicidal mood, dia selalu menarik saya ke permukaan.
Dear ay, if you read this...
I love you, and i dont know how much it is,
But i need you more than i love you, i have to admit.
But love grows, and i do hope that you will always be there for every bitter pain, every laugh and every story in my life.
Maaf, lebih sering aku bikin kamu sedih daripada kamu seneng...
^^
Topeng
Bagiku, dunia adalah sebuah panggung ekstravaganza,
dan aku, serupa diva,
dengan topeng di tangan dan segelas sampanye,
menyapa sana sini hahahihi.
tiap dansa adalah pertanda,
satu lagi alasan untuk membuka pintu,
dan turun ke dunia,
melihat kristal bakarat, lusinan gelas berdenting,
dan sebuah sandiwara, sekali lagi.
Bila tiba malam bagiku,
akan kututup tirai,
menunggu,
udangan pesta berikutnya,
dalam kelam bertanya tanya,
apakah tiba saatku melepas topeng selamanya??
dan aku, serupa diva,
dengan topeng di tangan dan segelas sampanye,
menyapa sana sini hahahihi.
tiap dansa adalah pertanda,
satu lagi alasan untuk membuka pintu,
dan turun ke dunia,
melihat kristal bakarat, lusinan gelas berdenting,
dan sebuah sandiwara, sekali lagi.
Bila tiba malam bagiku,
akan kututup tirai,
menunggu,
udangan pesta berikutnya,
dalam kelam bertanya tanya,
apakah tiba saatku melepas topeng selamanya??
Langganan:
Postingan (Atom)