Dulu aku pernah bertarung melawanmu, dan aku kalah.
Di sudut ring terpekur, dihanyutkan dan dipermalukan.
Apapun,aku ikut kata katamu.
Dulu,sekali masa.
Sekarang, kita berdamai.
Sekantung gula gula.
Marshmallow,licorice, bubble gum, juga lollipop.
Kuberikan kepadamu.
Yang tidak kamu tahu,
satu diantaranya racun.
Kamu tidak akan mati,hanya melemah.
Aku hanya ingin tahu, sekuat apa dirimu menguasaiku.
Jadi, diamlah,cinta.
Daripada aku harus membunuhmu,sungguh sungguh mencabut nyawamu.
Aku masih punya racun sianida itu.
Aku tidak curang.
Aku hanya meniru cara licikmu, memeluk hatiku seakan peduli.
Saat akhirnya kamu menjadi duri dan menyakiti.
Di sudut ini, kusaksikan tetes tetes infus mengaliri nadimu.
Koma.
Dan aku tertawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar