Aku terlalu tergesa.
Berlari menyusuri lorong waktu.
Saat kemudian aku jatuh,terjegal dan sakit.
Lalu aku lanjut.
Tapi jalan ini,
terkadang begitu terjal dan memenatkan.
Ampuni aku Gusti,
tapi saat ini aku bertanya tanya,
gerangan apa yang membuatMu begitu konstan mengujiku?
Aku lelah.
Dan aku butuh koma, sebuah jeda.
Bukan titik, seperti apa yang pernah ingin kutulis sendiri.
Dalam kisah yang belum sampai klimaks dan happy ending.
Tuhan,aku butuh koma.
Dan maafkan aku untuk berani berani,
meminta kepadamu.
Aku. Takut tersandung dan tak sengaja menorehkan titik itu, sekali lagi.
2 komentar:
ah..iya vi. kemarin juga punya pikiran itu. kenapa gini gitu? sedikit maksa Rabb. sedikit minta hak qt jd umat karena uda ngelakuin ini itu yg baik2. tapi vi... suatu saat kita akan bersyukur sama Rabb tentang kondisi kayak gini...
Adakalanya
Adakalanya
kita harus diam, stop sejenak
hentikan lelah dari bergerak
mengistirahatkan benak
tak berpikir mengubah,
tak berpikir kembali,
tak berpikir bersatu,
adakalanya...
kita menyerah pada waktu
mengalir, dan hanyut begitu...
mengambil keputusan ketika emosi,
yakinlah banyak keburukannya...
berpikirlah dengan tenang, logika, dan cinta
Posting Komentar