Rabu, 21 April 2010

You can't always Get what you want...

Sedang sediihhhhh. Im tewwwibyi saadd.
Rasanya sebal, bete, kesel ga sih kalo kamu mengingunkan sesuatu tapi ga bisa? nyesek ga si rasanya kalo kita SANGAT menginginkan sesuatu tapi kita ga bisa mendapatkannya?
i know how does that feel. It hurts.

but then again, seandainya sesuatu itu adalah hal yang bisa saya perjuangkan, believe me, i'll strive so hard, buat dapetin itu. Tapi ketika hal yang sangat kamu inginkan itu adalah hal yang ga bisa kamu ubah, keadaan yang memang seperti itu, gimana?

Boong kalo ga kesel, boong kalo ga sedih, kecewa, dan mempertanyakan, kenapa gini? kenapa ga gitu?
Human does have a heart to feel.
But then again, i began to realize..

you cant always get what you want, but you get what you need.
Allah knows better what suits you best.
Saya bukan tipe orang yang ngerti masalah hadits dan Quran, but i'll try to sum it up in my (pardon) lack of knowledge..

Ketika kita sangat menginginkan sesuatu, apakah kita berusaha cukup keras untuk itu? apakah kita bener bener berjuang?? If you want a straight A, then you have to study so hard, instead of tweeting and facebooking (ahem, self note).
Jadi, kalo menurut saya, ketika kamu mendapatkan sesuatu yang kamu rasa buruk.. tanyakan.. What Did u do back then? something bad? Kalo iya, yaudah. Itu buah dari apa yang kamu sudah lakukan di masa lalu.
But what if you DID good? disinilah yang namanya Iman, ikhlas dan sabar itu masuk..
Gini ya, saya sendiri juga belum bisa menerapkan ini sepenuhnya.. teorinya seperti ini.. Jangan pernah, i repeat, jangan pernah berprasangka buruk pada tuhamu..
Apa yang kamu dapatkan sekarang mungkin bukan yang kamu inginkan... tapi yang kamu butuhkan.

Ada jutaan cara untuk mencari sisi positif dari sebuah masalah.
I know people who stop asking and complaining to Allah, and Allah gave them exactly what they want, at Insyaallah the right time... *winking Mba Ska*
Seorang teman pernah bertanya kepada saya.. kita percaya kan, bahwa Allah selalu memberi yang terbaik? nah, pertanyannya adalah..
"Apa yang sudah kamu lakukan sampai kamu merasa kamu layak mendapat yang terbaik?"

Saat itu, saya juga ga tau jawabannya apa..
Tapi, siapa saya? apa kapasitas saya sebagai mahluk yang berani mempertanyakan kalau apa yang Allah beri bukan yang terbaik?? Kenapa berprasangka buruk pada tuhanmu??
Bener, emang ada hubungannya kok sama perbuatan kita. Dan ini sebenernnya simple banget.
Kita mendapat yang terbaik dari apa yang sudah kita kerjakan sebelumnya.

Sesungguhnya, dia tidak memberi cobaan melebihi kemampuan kita, jadi apa lagi sih yang mau kita pertanyakan?
dikasi seneng, alhamdulillah, syukurilah.
Dikasi susah, tenang, sabar, jalanin, iyaaa emang susah banget..
kita ga tau apa yang ada dibalik semua susah senang sedih yang diberikan ke kita..
But i do believe, Rabbku yang maha baik selalu memberikan kita balasan yang setimpal..
Dan untuk tiap rasa sakit yang kita rasakan, kalo dijalani dengan rasa sabar, it wont go wasted...


Moga moga apa yang saya tulis beranfaat, saya bukan ustazah, ulama, atau mereka yang menguasai agama..
I just simply write what i feel, and hope that this will do something good for everyone who reads it..


5 komentar:

gerandis mengatakan...

ehm...pernah ngrasain juga, sering denger nasehat itu n masih berusaha buat ngejalaninya...

Anonim mengatakan...

thanks Vio, I'm soo enlightened by this :)

maybe this is the way God answer me, and strengthen me.

Jiayou! ^_^

Ariza mengatakan...

bagus Vio. can't agree more!

Vio mengatakan...

@Perez : samaaa aku juga masi belajaar..

@Araian : amiin, alhamdulillah kalo bisa ngasi pencerahan.. ^^

@Cha : ^^

Jengskaa mengatakan...

lho ada aku :)

*muah*