Jumat, 25 Juni 2010

Pertanyaan.

Manusia itu suka sekali bertanya. ribuan pertanyaan selalu ada, muncul dan membanyak seakan tiap tanya adalah amuba yang membelah diri.
Tanpa kita sadari, kita sendirilah yang menyiksa diri dengan pertanyaan pertanyaan itu.
Mempertanyakan mengapa kita mengalami hal ini.
Mempertanyakan mengapa kita merasakan hal itu.
Mempertanyakan kesialan kita.
Mempertanyakan ksedihan kita.
Bertanya, mengapa harus aku?
Dan Tuhan tetap diam dalam bahasa verbal.

Tentu saja , kita terus dan terus bertanya.
Seakan semua kediaman itu belum juga cukup menjawab pertanyaan, bahwa kita mungkin harus berhenti bertanya.
Kita mungkin harus diam dan menerima.
Karena tanya adalah jeda pada usaha.
Karena tanya adalah sebuah tanda koma pada doa.
Karena tanya adalah keraguanmu paling mendasar, pada Dia yang paling mengerti seperti apa harus melukis nasibmu.

Masih juga aku belum lelah bertanya,
menelusuri detakan nasib seperti gila,
Gusti, mungkin diantara semua mahlukmu, aku termasuk yang banyak bertanya.


titik








1 komentar:

deadyrizky mengatakan...

emm tanya
boleh komen gak?
:p