Kamis, 26 Agustus 2010

retakan

retakan berpola ranting pada bejana pecah terbuang.
dan membisu memeluk dinding tipis, menyeru supaya bertahan.

Berhenti meretak! kataku, tuduhku,
lalu pelan pelan kunina bobokan hatiku,
inilah ujian, sayangku.

Matahari merah, dan perjalanan masih belum juga sampai sedepa menuju tujuan.
Jangan lelah, jangan menyerah.
Jangan meretak lagi, kumohon.


2 komentar:

Ariza mengatakan...

ayoo nulis di blog lg, Vio...!!! :)

sibair mengatakan...

uhuk