Jumat, 29 April 2011

jingkat. lekat.

kata itu menghancurkan serupa pedang dan menusuk seperti pecahan kaca.
mungkin perlu mungkin tak perlu tapi..
ada diantara entah aku entah kamu..
sepakat untuk akhir yang harus disepakati.
sakit? sudah pasti.
mari cabut durinya cepat saja.

tapi seperti yang sudah sudah akan kututup saja nganga ini dengan diam.
karena nasib berjalan sambil menggilas, hati kita dibawah kerikil kenangan.


kalau ada yang bertanya tentang kamu nanti, aku berharap bisa menjawab setulus makna..

Dia, yang pernah kusayang sepenuh hati.

2 komentar:

Ms Mushroom mengatakan...

it will pass :)

Re_Notxa mengatakan...

merindu nyai satu ini...
Halo saya renotxa.