By the time, surely man is in loss. Except those who believe and do good, and enjoin on each other truth, and enjoin on each other patience (al-Ashr, The Declining day)
It hit me right where it hurts.
Sampai di titik ini, dan sampai sekarang aku tahu pasti, belum seujung kukupun aku sanggup mengamalkan ilmu ini. Dan tiba- tiba saja aku disergap ketakutan dan kesedihan yang maha besar. Kemana saja masa mudaku kusia-siakan?
Aku manyadari satu hal, kalau perubahan itu pasti. dalam pola pikir, dalam kedewasaan, dalam kesabaran, tapi untuk sampai di titik dimana kita bukan termasuk orang yang merugi? membayangkannya saja aku tidak berani.
Ah, hanya bisa mengingatkan diriku sendiri. Seperti apapun kita merasa sampai pada titik yang paling baik, jangan berhenti.
Menjalani hidup, jatuh, mungkin tersesat, mungkin hilang, tapi jangan pernah mencoba untuk tidak kembali.
Aku cuma tahu kita semua punya satu tempat untuk pulang, dan kalau dalam perjalanan menuju pulang kita lupa jalan kembali, mau pulang kemana lagi?
Seperti apapun masalah, akan ringan dijalani kalau kita kembalikan ke satu tujuan pasti. Dan prinsip ini, sampai sekarang aku masih mencoba menjalaninya. Masih perlu banyak berbenah diri, dan tentang iman yang turun naik ini, aku berdoa semoa Dia masih selalu membolehkanku datang.
Pertengahan Ramadan. Semoga belum terlambat untuk membuka jalan pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar