Rabu, 28 Oktober 2009

made.

Malem malem, dan gue benong karena ga ngerti mesti ngapain. Ini adalah jeleknya gue, kalo tidur kecepetan *dibawah jam 10* pasti bangun entah itu jam berapa di tengah malem dan.. MELEK.
MELEKNYA LAMA. >.<

Dan sebagai seorang drama queen yang ribet, gue suka mellow jellow sendiri kalo lagi bangun sendirian di tengah malam and got nobody to talk with.
Sepi. I hate silence, karena selalu memaksa gue buat mikir, apapun itu.
I hate silence. period.
eh ga ding, ada juga silence yang gue sebut comforting silence, yaitu pas lo lagi bareng sama seseorang yang deket ama lo, trus lo.. ah sudahlah. Gue yakin semua udah pada tau ttg comforting silence itu.

Dulu, kalo lagi sendirian gini, pasti gue bisa dipastikan lagi.. nangis. BAGOOSSSS. Ketawain aja. Emang gue drama queen !! mau apa? Gak suka? huh.

But right now, bahkan disaat gue mendengarkan Dreaming with a Broken Heart-nya Mas Mayer yang biasanya never fail me to cry, gue memikirkan hal lain.
bukan, bukan Medi. *dikit* hahahhaha.

Gue memikirkan tentang gimana hidup itu, luar biasa aneh, a bit unfair, maybe, tapi Tuhan maha adil. Untuk setiap airmata yang kita keluarkan, Insyaallah diganti dengan kebahagiaan.
Pernah ga si, kita sejenak berhenti dan berkontemplasi, bahwa hidup ini, ternyata oh, wow.

tiap peristiwa adalah tanda, dan membawa kita pada sebuah jalur, yang membawa kita pada sesuatu yang lain, yang mempengaruhi hidup kita satu sama lain. hidup itu seperti jalur jalur ga terlihat di sebuah jaring laba laba.
We can't see the path, as we are the spider. Kita g tau, bahwa ternyata jalur jalur itu membentuk suatu pola yang luar biasa indah, yang kita tau kita ngejalanin itu sambil kadang mengutuk kadang sedih kadang senang, tapi kita ga bisa ngeliat polanya. but God.






Sadar ga si, dear?
Kalo waktu itu dia ga ngenalin kamu ke aku di Warung Seafood, kita mungkin aja ended up ga saling kenal?

Kalo waktu itu aku ga iseng sms kamu ngajakin nonton PIM pas aku lagi sinting itu, kita ga akan sesantai itu maen bareng berdua?
*IYEEEE, gue duluan yang ngajak dia maen, tapi waktu itu sebagai temen, ASLI*
*timpuk yang nyela*

Kalo aku ga putus ama dia, kita cuma sekedar temen di Facebook, you are his bestfriend, and im his.....

Aku tau kamu benci pengandaian banget bangetan. but i cant help thinking about it.
Kalo semua luka, semua sedih, semua jalur yang aku lewatin buat sampai ke kamu itu, semuanya bukan sekedar jalan, tapi juga pilihan.
Mungkinkah nasib ga ngebawa kita buat bareng? Jodoh emang ditentukan, tapi kita juga perlu berikhtiar kan??






That's why, i learned that loving someone, emang iya, terkadang sebuah pilihan.
Apa yang akan terjadi nantinya, kita ga tau, we are completely blind, yang kita bisa adalah menjalani apa yang ada sebaik baiknya.
Thank you, ay, for choosing me and taking me into your life.
Bisa aja kamu milih yang lain *we both know what*, buat i thank God that you chose me. dan masalah kedepan, kita ga perlu tau atau menebak nebak, simply jalanin sebaik baiknya, kalo jodoh juga g akan kemana ya? hehehheheh.
Kalaupun ga bareng, pasti karena itu pola yang uah digariskan buat kita.


And Dear, i miss you tonight. Im not crying. Not again. :-)

8 komentar:

Anonim mengatakan...

jatuh cinta mungkin kadang bukan pilihan.tapi memelihara cinta itu pasti sebuah pilihan...

semua org yg bersisian dlm jalur hidup qt itu jodoh jg namanya, hanya sampai kapan jodoh itu selesai :D

ngawur maneh

Lita mengatakan...

kadang lucu juga kalo inget2 masa lalu.
suami yg kudapatkan sekarang..

mgkn hampir sama dgn cerita mu vio..

tp skrg dy menjadi pelabuhan terakhirku.
dengan segala pernak pernik yg mengiringi kisah kami dulu..

yah..Allah akan menuntun kita ke jalan yang memang terbaik untuk kita,
kadang jalannya lurus,tapi kadang juga berlika-liku dgn berbagai kisah.

Cukup PERCAYA saja,kalo Allah akan mengakhiri perjalanan kita dengan indahnya...dengan orang yang indah pulak..

;p

Vio mengatakan...

@Anonim: maksudnya, siapapun yang bersama kita, asal kita jaga pasti jodoh, gitu?

@Lita : amiin, hehehhe.. iya nih, yang udah settle..^^

Anonim mengatakan...

aq g memandang sempit klo jodoh itu cuma ttg pasangan aja

teman itu jg berjodoh kan...krn bertemu, merajut kisah bareng. bagiku itu jg jodoh.

aq baca blog ini, berarti aq berjodoh jg dgn blog ini kan.. ^_^

Anonim mengatakan...

ehm. the first time i met mr hubby, he was just like another random people i met. no impression whatsoever.

one day three years later, after i had a bad-lousy-fucked-up relationship, a good-smooth one and also some unofficial relationships (apa ini, unofficial??fiuh), i met him again. but this time, faith started to show me the sign that he's the one.

it's a long story though.

i'm glad u bring it up vi. it made me realise that, indeed, life has it's own plan for us.

menangislah vi, menangislah.sudah ada dia yang menghapus airmatamu *oke, this last line sound soooo cheesy... but so what??*



jengska

Vio mengatakan...

@Anonim : waaah makasiii... hehhehe, akan lebih berjodoh kalo pake ID, hehehhe..^^

@Mba ska : wooo.
Sudah habis air mataku..*apa seeehh* hahahha..
Iya Mba ska, emang, dan kadang buat ngeliat itu, yang bener2 kita butuhkan adalah waktu..*TSAHHH*

Anonim mengatakan...

Enak adjah nama bagus2 dibilang Chepie...sapa pula tuh?(but never try to write my name in this stupid blog yak...AWAS AJA)

Nesi sm kyk km tuh.Dy jg sering kebangun malem2 cm buat nangis.Macem2 siy ceritanya.kadang soal org2 di ruangannya,kadang soal tantenya yang sok jd tante sihir kyk di sinetron2.pernah jg soal *** (u know lah..)
Dan biasa,tgsku cm kasih pelukan hangat buat dia,cz ak tau ALLAH manciptakan wanita dgn lbh bnyk air mata ketimbang pria.so,never mind if u wanna cry.asal air matamu itu bisa menghapus bebanmu walau sedikit.

Anonim mengatakan...

@mr Anon : aaaa! Miss youuuu! Emang *** sapa dul? Hihi,emang Nesi bc blog ini y?

Vio