Kemarin kemarin, masalah saya rasanya banyak betul.
Those move-on-thingy, masalah keluarga, dan beberapa masalah printilan yang walaupun ga signifikan, tetep berasa ganggu kalo dipikirin.
Terus saya berhenti di sini. Saya sampai di titik ini, dimana saya melihat apa yang sudah saya lakukan di belakang.
Dan saya sadar, man, im such a...tukang ngeluh. _ _
Padahal, apa semua yang ada di kita sekarang, bukannya buah dari apa yang kita lakukan di masa lalu ya? Meskipun ada masalah saya yang bukan terjadi karena saya, somehow, saya tahu, ini semacam teguran, balesan atas what i did back then, being evil.
Karma. Do you believe in Karma? i do.
I do believe in this little thing called DEED.
im not a good person, but i learned.
Karena itu, saya bilang ke si pacar.
I need you more than i love you.
Bukan, bukan karena saya tidak sayang dia, atau saya lebih ke butuh.. saya tidak menemukan kalimat yang cukup tepat untuk menggambarkan itu.
Keberadaan dia, itu lebih ke blessing. Saya tau, saya butuh orang seperti dia untuk keeping me on the right track.
Dia ada dan harus ada karena saya tidak tahu bagaimana jadinya hidup saya kalau dia tidak ada. Saat ini, saya harus mengakui, i'm not walking or moving on, on my own..
dan sejujurnya, saya jadi kepikiran banget karma-thingy ini. Rasanya seperti ada bom waktu yang siap meledak, dan dia bisa pergi kapan saja. Saya merasa, rentetan masalah ini, belum benar benar berakhir. There will be more to come.
Bukannya saya berburuk sangka kepada Yang Maha Kuasa, tapi lebih ke... yah, kalau memang harus datang, datanglah. Tidak akan bisa lebih buruk dari ini kan?? ^^
Been in a much worse situation.
I guess i just have to wait, menjalani apa yang ada sekarang sebaik baiknya..
life goes on a circle. Ada saatnya dibawah, ada saatnya di atas. dan manapun itu, semua tidak akan bertahan selamanya.
When u're down, just suck it up.
When u're up, be grateful.
8 komentar:
people complains because they want other people to solve their problems.
chin up, have a courage and for once, sort out your life.
gapapa vio, kalo kita emang orang yang suka mengeluh ya lakukan saja. Mengejar keidealan itu kadang buang2 energi. Mending do it your way! Punya masalah aja udah berat, kalo nyeleseinnya juga mesti ngikutin standar umum? cape deh. Dan ya, gw juga percaya karma. Gudlak! :) (mee to)
"There will be more to come."
Favorite sentence of this post...
Semoga saja begitu, kekekekekk
*kabur*
people complain because they feel unsatisfied about themselves,IMO :)
but that's what people do, you are one of those people, me either, we do complain
but having the awareness to be better and grateful, is the best start to build a better tomorrow :)
jadi...semangat cyiiin :) *smooch*
P.S about sang pacar, maybe dis lyrics would be suitable:
It's joy, it's ecstacy, it's truth, it's destiny
And even love is not enough to tell you how you make me feel
There's only one word for this,It's bliss
be though vi...sudah sekian banyak hal yg udah ko lewatin, pasti ko juga mampu bertahan untuk yg sekarang n yg akan datang berikutnya!
saya harap, kamu ndak ketergantungan, vi. yaa,kecintaan itu anugerah,lho. tapi adakalanya vio harus bisa 'berdiri dan berjalan' sendiri. bisa lha...jangan bilang,y Rabb masalah ini berat. tapi, y masalah, Allah Maha Besar. *elus jenggot.
itulah gunanya pacar, jadi tempat bersandar
cie cie
*kok cie cie ya?
Ehm. Ehm. Ehm.
*Percakapan kita cukup dihati aja... *
Posting Komentar