pada malam dingin yang menggigit jakarta, saat hujan pelan pelan melenakan kami,
aku menangis untuk alasan yang tersembunyi dalam diamnya hati.
pilu, luka, dan biru.
Kekasihku berkata dia lelah menungguku sembuh.
Dan aku lelah berkejaran dengan waktu.
Lalu kami berpelukan.
Dan aku berhenti menangis.
Kalau bukan cinta yang menyembuhkan, ini apa namanya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar