Selasa, 07 Desember 2010

Menulis.

Mari menulis sajalah,
sampai air matamu habis.
Sampai semua rasa terkikis.
Sampai lelah jari jamari menggesek kertas.
Mengetikkan kata, memunculkan makna.

Aku hanya bisa menulis.
Sampai air mataku habis.

1 komentar:

Natta mengatakan...

Ihh... ni bocah mulai deh tebar-tebar gloomy aura.

Shuh Shuh...
kompre sonoh...
*eh, udah kelar yak?*