Jumat, 22 Oktober 2010

Kenapa hujan?

Iya, jadi, kenapa hujan?
Ada sesuatu tentang hujan yang selalu bikin gue megap megap kalo dia turun.
Perasaan yang "deg" atau " mak jleb" tiap kali sore sore saat lagi asyik twitteran, facebookan, atau sekedar baca novel kesayangan sambil dengerin lagu yang itu itu saja dari laptop, mendadak jutaan larik air itu dicurahkan tak putus putus dari langit.
Kalo kata si seleb twit Rahne Putri, titik hujan itu ribuan jarum yang menembaki balon kenangan.
Maybe.
Tapi, kenapa ya?

gue mikir, mungkin, karena dia air.
Kalian tau? seperti perasaan hangat yang sedih yang sepi tiap kali kita melihat laut sendirian, saat senja mulai datang dan langit menggelap, seakan ingin menelan hamparan pemandangan indah di depan kita?
Seperti itu.
Hujan turun seperti monster yang ingin menelan semua.
Seperti duniamu yang terang dengan garis, bentuk dan warna yang biasa kau lihat, mendadak kabur dipeluk prajurit air.
Maka kenangan itu pun bermunculan tanpa henti, seakan kita takut bahwa semua yang ada di depan kita akan mendadak lenyap, kabur bersama hujan.
Eh kecuali kalo kebanjiran dan kamar kita bocor ye, bok, yang ada kita ga sempet mikir apa apa, malah sibuk nyari ember.

Maka ratusan sore sudah aku bergelut dengan hujan yang menyesaki rongga dada, tiap kali dia muncul dan menyapa.
Well, hallo. Terima kasih tapi sudah datang.
Karena semakin kesini, semakin aku bisa menikmati saat dia menyusup ke rongga hati, bersama secangkir kopi (yang sekarang berganti coklat atau sup instant karena perut sungguh tak bisa diajak kompromi).


Kenapa hujan? entahlah.
Tapi menderaslah, karena aku suka.


Rabu, 13 Oktober 2010

Kamu, cintaku yang terlalu

Lama kamu selalu ada dalam mimpi mimpiku.

Tapi tak ada seorangpun yang tahu siapa kamu.

Karena kamu rahasiaku, paling rahasia.

Bukankah nyawamu selalu kudekap di dalam dada?

Sering aku mendengar suaramu, nada paling merdu.

Tapi aku tahu, itu hanya manfestasi rinduku yang terlalu.

Terlalu cinta, terlalu rindu, terlalu semuanya padamu.

Memelukmu dalam mimpi.

Menciumimu, selekas lekasnya sepuas puasnya dalam mimpi.

Saat aku bangun nanti,

kamu hilang,

hanya jadi kisah yang terlupakan oleh dia, oleh mereka.

Tak mengapa.

Aku selalu percaya kamu ada, menggenggam jantungku erat erat.

Karena itu selalu perih rasanya melihat semua yang menujumu.

Doakan aku, sayangku.

Ingin bertemu kamu sekali lagi, selekasnya.

Rabu, 06 Oktober 2010

Hei..

Hei, mungil..
Ada pekak cinta paling bahana, dari tangismu yang pertama.
Kamu itu jawaban doa,
titipan Tuhan yang paling berharga.

Aku baru mengenalmu sedetik lalu,
dan cinta paling primitif bahkan telah menjalari kalbuku.
Kamu mengingatkan aku akan naluri ibu.
Kalikan sejuta, tidak tidak, semilyar, atau bahkan tak terhingga..
Itu cinta ibumu. :)
Ada refleks peluk untuk mengusir dingin yang menjalari pipimu.
Kalikan juga dengan bilangan tak hingga,
sebesar itu ayahmu ingin melindungimu.

Jadi, berhentilah menangis,
jadilah bayi paling bahagia di dunia.
Kamu dicintai sepenuh, sekuat hati.
sampai perih bahkan terasa sedikit di hati.

Mungil,hidup dan mencintalah.
menapak dunia dengan ratusan tanya, cerita, tangis, tawa, semuanya.
Bawakan kami kisah dari negeri surga, kisah paling hakiki yang dibisikanNya dalam bola mata kecilmu.

Selamat datang di dunia. :)


Kamis, 26 Agustus 2010

retakan

retakan berpola ranting pada bejana pecah terbuang.
dan membisu memeluk dinding tipis, menyeru supaya bertahan.

Berhenti meretak! kataku, tuduhku,
lalu pelan pelan kunina bobokan hatiku,
inilah ujian, sayangku.

Matahari merah, dan perjalanan masih belum juga sampai sedepa menuju tujuan.
Jangan lelah, jangan menyerah.
Jangan meretak lagi, kumohon.


Minggu, 22 Agustus 2010

Padang senja

Sepi itu datang menggigit dan mencekam dalam keindahan semu.
Bulan tua di padang senja.
Indah, bulat menggoda pada rantai bintang selaksa.

Bulan berteman bintang, katamu?
Itu dusta, sepalsu palsunya,
karena pada bilangan angkasa, mereka berjarak sejauh jauhnya.
Kerlip itu sekedar nyala mati yang muncul di sudut hati.
Dan kita di bumi memandang lukisan semu, memuja dan membingkai bulan dan bintang itu dalam rangkaian kata.
Tanpa memahami nyeri yang mungkin muncul pada diamnya bulan.

Entah kenapa, malam ini aku sedikit mengerti.
Maka pada diamku,
aku doakan bulan malam ini.
Bertahanlah dalam orbitmu,
berputarlah dalam indahmu.

Karena sepi nyeri sendiri itu, sesungguhnya telah kaubagi pada kami.
Yang jeri sendiri melihat merahmu,
diammu di padang senja.

Kukirim peluk, teriring kecup.
Semoga sampai hangatnya ke singgasana langitmu.




Kamis, 19 Agustus 2010

On being acute procrastinator.

I admit it.
Saya seorang penunda nunda, yang kalau boleh dibilang, lebih dari sekedar akut.
Deadline skripsi kurang dari sebulan.
Dan mencapai 50 % pun saya belum.
Duh gusti.

Memang dasarnya saya juga susaaah banget buat fokus. Laptop nyala berjam jam, tapi kebanyakan kegiatan saya adalah ngecek timeline, ketawa ketawa baca twit temen temen. Sibuk balesin, dan refresh.

Damn you twitter.
I cant turn back time.
Definitely.

Tapi doakan saya yaaaa,
semoga besok saya selesai sampai bab 3.
Minggu ini selesai sampai bab 4 (mulai delusional).
Dan sebelum tanggal 27 sudah selesai.
Amiiiiin.







If there's any chance of somebody selling a bottle of miracles, do contact me ASAP. muah.




Selasa, 10 Agustus 2010

Sms


Gadis Cantik Imut Imut (GCII) : Mbemm, aku lagi di Sederhana dooonggg.(pamer balik setelah sebelumnya dipamerin Nasi PAdang lauk rendang dua biji)

Setelah aga lama :



Pria Bulat Tembem (PTB) : Uciiit, masih di tempat makan?

GCII : Aku makan rendang sama Udaaaang.. (i know, ga nyambung balesnya)

PTB : Hihihi.. *tusuk tusuk* Tunduh guah. (Ngantuk)

GCII : *TIMPA*

PTB : HHGGHHHHJJK.. Buset, muntah muntah gua ditimpa ANAK GAJAH.....





Krik krik krik..

Makasih loh sayaaaaang.




Kamis, 05 Agustus 2010

Jauh di dalam.

Ketika gue berpapasan dengan seseorang yang tersenyum hari in,
gue sedikit banyak berpikir..

Are they really that happy?

And when we feel pain but we still manage to smile,
what is it?
Sebuah usaha untuk bahagia,
sebuah kesabaran,
atau sebuah topeng kemunafikan?

Ah life, dont stop to tickle me.










state of mind

am slipped.

Tapi bener loh, berpikiran positif itu susah banget. :)

Rabu, 07 Juli 2010

Gema.

Bahwa aku setengah ingkar, setengah menyangkal.
apa yang kurasa tentang apa yang mungkin kaurasa tentang aku,
adalah sebagian gema, ilusi, dan harapan kosong.
Karena kita bertemu dalam mimpi mimpi tak berbalas.
dan tuhan sedang mengujiku.
Maka kusembelih ayam cemani hitam sembari marah,
Gilakan aku.
Gilakan aku.

Dalam perih yang mendaging aku bernafas pelan pelan,
dan bulan masih saja sama berulang siklus pada bintang yang mendua.
Hidup setengah setengah.
Dan hatiku pelan menyusuri labirin, tersesat pada kabut kematian.
Hidup.

ah, hidup.
Bilakah aku bisa mati dalam hidupku.