Jumat, 05 September 2008

Kadang.

Kadang,kesendirian itu terasa begitu nyaman,ya.
Seperti tidur seharian di kamar yang berantakan,and no one shouts u to clean it up.

Seorang temen pernah ngom ma gw, when u ask urself,am i okay? U already aren't. Because okay people doesnt ask that. They just live it.

Belakangan ini,gw mulai brtanya am i okay?

Padahal di kantor jg lumayan sibuk. Lumayan sering maen,ngob ma temen, curhat, masih sering ketawa.

Then why do i ask my self?

Dua malam berturut turut,gw jalan sendirian.
Naek taksi ke TP,jalan, terus pulang. Sebenernya gw cm mu ngeklirin pala yang mumet. Jalan,jalan,jalan dan ngeliat orang.

Karena esensi dari suatu perjalanan bukanlah tujuan akhir,tapi apa yang kita jalani. Okay,lu punya tujuan,tapi kan dalam perjalanan kesana,u have so much distraction,u might change..

Makanya gw prefer jalan sampe capek sampe nemu tujuan.
Sendirian. G terpengaruh orang.

Sekalian jg si,nyari sneaker. :D
girls,easily distracted.

Ah gw jadi bingung mu posting apa. Puisi aja deh. *uhuk*


dan kesendirian itu seperti sweater,
yang kupakai di hari dingin hujan,dalam kamar.
Memeluk dengan aman.
Untuk kemudian dilepas,dan dsimpan dalam lemari.

Tapi hari hari ini hujan turun melulu.
Dingin dan berangin,
i need my sweater.
I put them on,
nyamannya masih berasa.

Dalam kamar,dengan sweater.
Diluar biarlah badai menggila,aku aman dalam hatiku.

Tidak ada komentar: