Minggu, 24 Oktober 2010

Plagiarism is the highest form of admiration. Yeah.

So, buat kamu, mbak-siapa-ya-gue-ga-kenal-tapi-makasih-loh-udah-admire-gue-sebegitu-rupa.
Kamu menulis tentang MENGHARGAI ORANG LAIN KALO MAU DIHARGAI? Kamu lupa menulis dimana? Mungkin karena kamu kebanyakan ngopas isi blog orang laen kali ya. Lemme give you clue. Kamu menulis itu disini.
Sudah ingat?
Nah, then why are tou mumbling about menghargai orang lain kalo disaat yang sama, kamu tidak menghargai saya sebagai penulis?
Banyak, banyak tulisan kamu yang kopas dari blog saya tanpa menyertakan nama saya sebagai penulis di dalamnya.
Maaf kalau saya begitu marah. Karena apa yang anda tulis, semuanya adalah hal hal privat yang terjadi, senyata nyatanya dalam hidup saya. I write them all, dari hati. Saya ga masalah kalau anda minta ijin dulu, kopas, DAN memberi kredit kepada saya sebagai penulis.
Dan saya juga kaget, banyak banget ya tulisan saya yang anda kopas. Lucu. Mungkin kisah hidup kita sebegitu samanya?
Ah, tidak. Jelas beda. Saya masih cukup punya hati untuk menghargai orang lain dan tidak pernah kopas tulisan orang lain tanpa menghargai penulisnya.
Anehnya, tulisan ini sama dengan tulisan saya yang ini.
Dan tulisan anda tentang mendengarkan kata hati ini wah, sama bener yaa ama tulisan saya yang ini.
Daaan.. tulisan anda tentang pernikahan , well it rings a bell in my head about my own writing.. this one.
Ini dan ini?
Bahkan, anda juga menuliskan tentang sesorang yang got away , sama seperti saya.
Bahkan, puisi anda juga kopas sebagian dari saya. Anda mencintai sampai sakit? waaah.. saya jugaaa.

+Standing Ovation+

Masih banyak lagi. Tapi saya cape sendiri mbak. Makin banyak yang membuat saya tidak respek dengan kamu. Padahal Kalau mau, kamu bisa kan meninggalkan komen di blog saya dengan sopan, menulis kisah kita yang mungkin sama dari sudut pandang lain, dan kita menjadi teman, sesama blogger?

Blog anda, headernya "It's My Life". Well, apparently some of them are stolen from my life.
Kalau mbak masih punya malu, tolong dihapus. Kalau masih ingin ditulis di blog mbak, at least cantumkan sumber aslinya. No big deal.
Maaf kalau saya menulis seperti ini tanpa menegur mbak terlebih dulu lewat komen di blog mbak. I was about to do that, saat saya sadar ternyata banyak banget yang kopas. -__-

+udah bingung gue mau ngomong apa lagi+
Saya tunggu klarifikasinya loh mbak.. +senyum manis+



8 komentar:

Jengskaa mengatakan...

U go girl! Helooo gw gatel pengen men-DO si mbak itu karena plagiarism. #stanOD

gerandis mengatakan...

eh, blognya mbak plagiat itu udah dihapus ato gimana? udah gak ada

Vio mengatakan...

@Mba Ska : hooh!!
@Grandiz : kayanya udah si Diz.. Aku udah imel dia soalnya.

Unknown mengatakan...

waaaa,,,blog si plagiat uda diapus ya....

Anonim mengatakan...

Yahh...
ga bisa ngeliat...
ga bisa banding-bandingin...
*gatel*
hihihii

Ariza mengatakan...

ahhhh aku belum liat..... :(

mibnufajar mengatakan...

To All :

Kalo masih penasaran, google aja link-nya, trus klik link yg tulisannya "Cached"(itu versi save-annya Google)

Sooo, be careful with what you put on the internet. Nothing's ever really gone.

Vio mengatakan...

@Riesta @Natta @Icha : hahahha, tu ada cara dari nunu, udah gue coba, iya bisa dibaca... thanx nunuuuuu..

@ninneta : eh? makasih ya udah mampir baca dan ninggalin komen. :)