Jumat, 21 November 2008

Rutin

I wonder,
siapa sih,yang menciptakan jadwal? Rutinitas?
Batas?

Bangun.
Mandi.
Sekolah/kerja.
Pulang.
Istirahat.

Dan berlanjut sampai tua.

Dulu,pas kecil,rasanya tiap berangkat ke TK,selalu ada rasa deg2an di hati. Ntar di sekolah ngapain yaa?
Ntar di jalan ketemu apa ya?
Curiosity.
Excitement.

Betapa,oh,inginnya saya menjadi Jack Dawson di film Titanic.

"yesterday,i slept under the bridge. And now,look where i am. " iya,di Titanic.
or gitulah. I dont remember exactly what he said.

Saya bangun. Pagi pagi. Menelpon pacar pacar saya. :D
menyalakan laptop. Melihat jam dan berpikir. Mandi jm 7. Lalu tersadar.

Sejak kapan,hidup jadi demikian teratur? Terorganisir? TERKEKANG?

Setannya,
ini sistem. Kalo mau enggak ikut, kalo mau bebas,

there's no way u cant get out of it.
Karena semua orang ada dalam sistem. Kecuali mau jadi mahluk soliter trus hidup sendirian di pulau terpencil.
Atau punya duit yang bisa bikin kita hidup semau kita.
But even the richest live inside the system.

Ya ya ya.
Manusia memang bukan binatang. Harus teratur harus punya jadwal.

Oh just shut up, Vio.
Bukankah lu cuma lagi males ngantor dan males kerja,makanya nyalahin rutinitas? Go do ur job!

3 komentar:

Anonim mengatakan...

> there's no way u cant get out of it.

Oh yes, there is. But like everything else in this world, it will cost you something.

It's just a matter of whether you're willing to pay the price or no for such freedom. Di sisi lain, too much freedom is bad as well, so be careful what you wished for :)

Anonim mengatakan...

aku lg benci dengan rutinitas...capeeee T_T

--monyet cakep--

Vio mengatakan...

@hafiz : i have a simple wish,fiz.. Looooong holiday..
@monyet cakep : tos dulu dong!