Aku membayangkan,
aku memotong nadiku sendiri.
Dan tiap tetesan darah yang jatuh menetes,
akan menjadi penghapus bagi rasa sakitku.
Drip. Soothe. Drip. Soothe.
Tapi kemudian,itu hanya akan jadi sekedar bayangan. Bukan karena aku takut melakukannya, apa susahnya? Satu irisan dalam pada arteri.
Sebuah sajak bunuh diri,akan lebih berarti.
Bukan tentang tetesan darah,atau irisan pada arteri.
Aku akan mati, namun hidup berkali lagi.
Pada sebuah uluran tangan dan kesempatan.
Sakit ini akan jauh lebih berarti, karena mengingatkanku akan memiliki.
Aku pernah mati.
Tapi aku hidup lagi..
2 komentar:
oooh, ^i dont know what to say^
@Mba Ska : ahahahha.. me neither..
Posting Komentar