Rabu, 31 Desember 2008

Hooaaahm

Dan bukankah,
pagi masih selalu,
dan selalu setia menyapa lagi?

Keengganan dan protesnya
hanya ditunjukkan
lewat mendung, membungkus si cantik mentari pagi,
atau titik embun yang rancak mengadu,bercokol di atas jok motor atau kaca mobil,atau rumput depan rumahmu.

Sekacau apapun malam dan kemarinmu,
pagi selalu datang dan
sekali lagi,
memberi hari lain untuk diisi.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Tetapi aku sik ngantuk gi, pagi..

Vio mengatakan...

@DC : morning kick! yihaaaa! Wataaaw!

Vio mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

pagi2..lg enak2 narik selimut dipaksa kudu bangun..mandi..kerja T_T

Anonim mengatakan...

iya..pagi paling enak bwt tidur..
jadi pengen kecil terus biar bs bangun siang :D