Minggu, 11 Januari 2009

Dengan ini

Kuputuskan.
Berhenti mencintaimu,
Seperti jantung yang berhenti berdetak tiba tiba.

KEheningan absolut,
yang muncul dan terbit tanpa kata kata.
Sudah.

Dan aku akan bisa berjalan lagi,
menatap mentari yang kemarin kemarin kuacuhkan,
karena terlalu sibuk mencari siluetmu di pelataran kenangan.

Dan aku akan bisa tertawa lagi,
tanpa mengingat semua lelucon leluconmu,
atau tawamu sendiri,
yang entah kenapa selalu menular kepadaku.

Lalu, aku akan
bangkit dengan sejuta rencana tentang aku, dan cita cita yang selalu tertunda.
Tersimpan rapi di susut istana pasir kita.
yang sekarang runtuh
dan terabaikan.

Lalu, lalu, aku akan bangkit dari kebisuan kelam itu,
dan memnguti kepingan hati satu persatu.
melekatkan sebisa mungkin,
entah apa jadinya nanti.




bukankah, sangat mudah untuk berharap?

1 komentar:

Haris mengatakan...

tu tambs ap!